Kacabdindik Provinsi Jatim Wilayah Kota Probolinggo Mandul Terkait Penahanan Ijazah SMAN 4 Probolinggo

Probolinggo, radarjatim.co.~ Penanganan kasus Penahanan Ijazah Siswa Siswi SMAN 4 Kota Probolinggo yang sudah berjalan Kurang Lebih dua bulan sepertinya belum menemukan solusi dan titik terang.

Tidak Adanya Tindakan terhadap Dugaan Pungli Yang Dilakukan Oleh SMAN 4 Kota Probolinggo kepada Lulusan membuat Masyarakat makin geram.

“Sampai saat ini pungli yang dilakukan oleh sekolah tersebut masih berlanjut, dikarenakan masih banyak siswa / siswi yang telah lulus pada bulan mei 2024 kemarin belum dapat mengambil ijazah mereka karena ditahan oleh pihak sekolah.” Ungkap Narasumber yang aktif menyoroti kasus ini.

Baca Juga :  LSM BIN DPD Jawa-Timur Sorot Lokasi Parkir Alun-Alun Trunojoyo

“Kebanyakan murid yang telah lulus tersebut merupakan dari keluarga yang kurang mampu hingga tidak mampu. beberapa murid juga mengaku bahwa hal itu benar adanya,” Tuturnya.

Kasus ini makin meruncing tatkala pihak sekolah dituduh menyebarkan berita bohong untuk menutupi kebobrokannya, dengan membuat konten video pembelaan, pihak sekolah berharap Masyarakat berbalik mengecam pelapor dugaan pungli terhadap Murid yang hendak mengambil ijasah.

“Sempat beberapa lalu berita mengenai adanya pungli di sekolah tersebut beredar di tiktok @jendela indonxxxx. ditemukan pada kolom komentar banyak sekali siswa / siswi yang mengakui dan turut serta berkomentar didalamnya. @nanditamexxxx salah satu akun tiktok yang menyangkal dugaan pungli dia mengatakan bahwa itu bohong dan tidak benar, diduga nandita ini anak kelas 10 yang baru saja masuk. lalu para guru yang ada di SMAN 4 kota probolinggo, bekerja sama dengan membuat status whatsapp, menyangkal bahwa itu semua adalah hoax.” Bebernya.

Baca Juga :  Mahasiswa FH UMM Turut Serta Dalam Eksekusi PN Malang Terhadap Aset Ruko Valentina

Namun pada kenyataannya banyak ijazah dari alumni yang baru saja lulus tersebut ditahan. salah satu narasumber mengatakan bahwa saat mengambil ijazah mereka, tetap diminta untuk membayar namun dengan kalimat yang berbeda. walaupun berbeda tetap pungli tersebut ada pada dasarnya.

Baca Juga :  Dilaporkan ke Komisi Informasi Publik Kades Kotakusuma Mangkir pada Sidang Ajudikasi Non Litigasi

“Kita ga minta uang kalian kok, cuma minta itikad baik kalian untuk membayar seikhlas-nya saja. jadi nanti kalo ditanya orang tua kalian, jangan bilang ijazahnya ditahan yaa…” ujar dari narasumber tersebut ketika menirukan kalimat yang keluar dari salah satu guru dengan inisial i.

Sampai saat ini belum ada tindak lanjut dari dinas pendidikan kota probolinggo.

(Wh)