Sebagai Rasa Syukur Kehadirat Allah SWT, Warga Simo Gunung Barat Surabaya Antusias Rayakan Sedekah Bumi

Surabaya, Radarjatim.co.-Dalam mewujudkan rasa syukur atas berkah yang telah diberikan ALLAH Swt.Warga Simo Gunung Barat Kecamatan Sukomanunggal Surabaya Mengelar acara Sedekah Bumi (13/08/2023)

Acara dimulai dengan karnaval dan iring-iringan gunungan hasil bumi berupa sayuran,buah-buahan,padi hasil kebun yang nantinya di perebutkan oleh warga setempat

Didin Ketua Asosiasi Pedagang kaki Lima (APKLI), mengatakan bahwa, acara Sedekah Bumi ini merupakan tradisi turun temurun yang sudah dilakukan sejak nenek moyang.

Baca Juga :  KKN Berdampak UMG 2026 Hadirkan Inovasi Baru, Mahasiswa Dorong Desa Gedang Kulut Menuju Desa Mandiri dan Berdaya

“Meskipun, sekarang sudah jaman modern dan sebagian besar masyarakat kita tidak saja sebagai petani namun tradisi Sedekah Bumi ini tidak bisa ditinggalkan. Karena, tujuan Sedekah Bumi ini sangat baik dan positif yaitu sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas segala rahmat dan limpahannya,” kata Didin saat dijumpai disela sela acara Sedekah Bumi, Minggu, (13/08/2023).

Baca Juga :  Realisasi Komando Ketum RAMPAS Setia 08 Berdaulat, DPW Jatim Dan DPD Bangkalan Audensi Dengan Kapolres Dan PJU Polres Bangkalan

“Melalui acara Sedekah Bumi ini masyarakat semakin guyup, rukun dan tali silaturahmi terus terjaga. Karena, kita semua bersama sama berdoa agar senantiasa diberikan kedamaian, kelancaran rejeki, dan dijauhkan dari segala bencana,” tambahnya.

Masih ditempat yang sama Heri selaku Ketua Panitia mengatakan,sebagai Panitia sekaligus warga saya senang karena warga Simo Gunung Barat ikut menjaga budaya sedekah bumi ini dan ikut berpartisipasi apalagi ini bulan Agustus sekalian merayakan Kemerdekaan negara kita.

Baca Juga :  Hadiri Dialog Melawan Narkoba di Gresik, Ketua DPD GRANAT Jatim : Mari Kita Peduli, Bergerak Bersama Wujudkan Generasi Sehat, Generasi Hebat, Untuk Memajukan Indonesia Tanpa Narkoba

“Kedepannya saya harap warga yang ikut lebih banyak lagi.ini aja peserta yang ikut hampir 5 ribu peserta hingga memadati jalan dan macet hingga untuk tahun depan harus lebih banyak lagi pesertanya dan siapa yang ikut meramaikan kita persilahkan karena ini menyangkut budaya dari nenek moyang yang harus kita jaga,”pungkasnya

(Ant)