Gresik || Radarjatim.co – Warga Desa Iker-Iker Geger, Kecamatan Cerme, Gresik, menggelar aksi unjuk rasa di depan perusahaan JPN pada Senin (16/02/2026) menuntut keadilan terkait rekrutmen tenaga kerja lokal dan penanganan limbah bau yang meresahkan. Massa yang diperkirakan mencapai 500 orang tersebut membawa spanduk dan tikar untuk bertahan di depan perusahaan.
Aksi damai namun menuntut ketegasan ini sempat membuat arus lalu lintas tersendat, namun situasi secara umum tetap terkendali. Pihak kepolisian dan Koramil memastikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan kondusif.
Mediasi antara perwakilan warga dan pihak perusahaan berlangsung alot, dengan warga tetap bersikap tegas dan menolak kompromi jika masalah lingkungan tidak segera diatasi.
“Mediasi tidak menemukan titik temu, kami menghimbau perusahaan untuk sementara menghentikan aktivitas sampai ada solusi untuk warga,” tegas Kepala Desa Iker-Iker, Kristiono.
Gus Aulia, Ketua LPK-RI DPC Kabupaten Gresik, membenarkan pernyataan kepala desa dan menyatakan bahwa warga berencana akan datang kembali menggelar aksi lanjutan.
(Tim red)






