Sidoarjo || RADARJATIM.CO ~ Kondisi infrastruktur di Jalan Lingkar Timur Sidoarjo, mulai dari perempatan lampu merah Prasung hingga ke arah selatan Desa Gebang, Kecamatan Candi, saat ini benar-benar memprihatinkan. Sebagai warga yang melintas setiap hari, saya melihat kondisi ini membutuhkan perhatian mendesak, baik dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur maupun Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui dinas teknis terkait.
Sebenarnya, masyarakat sempat memberikan apresiasi ketika Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, melakukan langkah nyata dengan merealisasikan betonisasi di sisi utara Jalan Lingkar Timur, tepatnya di akses pintu masuk utama sebelah selatan PT Maspion Unit II. Langkah tersebut merupakan solusi permanen yang memang dibutuhkan untuk jalur dengan tonase berat.
Namun, yang menjadi pertanyaan besar bagi warga adalah mengapa proyek betonisasi tersebut berhenti di tengah jalan?
Pengerjaan hanya dilakukan sebagian. Sementara itu, dari perempatan Prasung hingga ke arah selatan (Desa Gebang) masih menyisakan jalan aspal yang dipenuhi lubang dalam. Kita tidak tahu pasti apa kendalanya—apakah karena keterbatasan anggaran atau ada skala prioritas lain—namun yang jelas, arah selatan Kecamatan Candi seolah “terlupakan”.
Beberapa poin penting yang perlu diperhatikan:
1. Ketimpangan Kondisi Jalan: Kontrasnya kondisi jalan yang sudah dibeton di sisi utara dengan jalan berlubang di sisi selatan justru membahayakan pengendara yang tidak siap saat memasuki transisi jalan yang rusak.
2. Urat Nadi Ekonomi: Jalur ini setiap hari dilalui ribuan warga yang bekerja di kawasan industri. Membiarkan jalan ini rusak sama saja dengan menghambat perputaran ekonomi warga Sidoarjo.
3. Urgensi Anggaran: Jika kendalanya adalah anggaran, kami berharap Pemkab Sidoarjo melalui dinas teknis (PUBMSDA) dapat memprioritaskan kelanjutan betonisasi ini dalam sisa tahun anggaran berjalan atau di perencanaan terdekat.
Sesuai amanat UU No. 22 Tahun 2009, pemerintah wajib menjamin keselamatan pengguna jalan. Jangan sampai prestasi betonisasi di satu titik ternodai oleh insiden kecelakaan di titik lain yang belum tersentuh perbaikan.
Kami mendesak agar betonisasi dilanjutkan hingga tuntas ke arah selatan. Jangan biarkan warga bertaruh nyawa setiap hari di atas aspal yang remuk.






