Gresik { radarjatim.co ~ Pada hari Minggu tanggal 12 September 2021 sekitar Jam 20.00 Wib KMN. DAMAI asal Palang dengan Nahkoda Heri berangkat melaut menuju arah Timur Perairan laut Pulau Bawean sekitar 118 mil.K
KMN. DAMAI yang dinahkodai Heri asal Desa Palang Rt 02/06 Kecamatan Palang Wilayah Tuban, menuturkan bahwa pemilik KMN. DAMAI, Mustakin dengan 15 ABK di antaranya: Amin, Alawi, Alwi, Bidin, Edi Purnomo, Sikil, Mat – Mat Sarang, Tohari, Ghofur, Rokim Teyeng, Rokim Meduro, Tocin, dan termasuk Heri selaku Nahkoda.
Anak Buah Kapal (ABK), Ghofur menceritakan kronologi insiden Laka laut bahwa sekitar Jam 14.00 Wib 15 ABK KMN. DAMAI sedang bekerja menaikkan ikan hasil tangkapan sekaligus mensortir ikan hasil tangkapan, disela – sela aktifitas tersebut dilakukan ada ABK yang bertugas untuk menurunkan kembali jaring pukat ( Trawl ) untuk menangkap ikan kembali, yakni Alawi alias Kipli (25) asal Kabupaten Bojonegoro tidak sengaja kakinya menginjak tali jaring pukat yang sedang diturunkan ke laut, dengan kecepatan jaring pukat menyebabkan Alawi terpental kelaut dan terseret atau terbawa arus.
Koordinat Insiden Kecelakaan Laut ( Laka laut ) terhadap Alawi alias Kipli ABK KMN. DAMAI Latitude 05°13’57.6″ S
Longitude 113°11’6.08″ E
Setelah kejadian tersebut Para ABK KMN. DAMAI dengan Nahkoda Heri segera melakukan pencarian terhadap Alawi alias Kipli (25) yang terjatuh kelaut, namun sampai saat ini korban masih belum dapat diketemukan, dan melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan pencarian dan pertolongan, tegas Ghofur, Sabtu (18/9/2021)
Terpisah Danpospol Airud Wilayah Bawean Kabupaten Gresik, Bripka Shodiq Susanto mengatakan pada Radarjatim bahwa piihaknya telah melakukan pencarian terhadap korban kecelakaan laut atas nama Alawi alias Kipli ABK KMN. DAMAI dan juga menginformasikan kepada seluruh masyarakat nelayan Bawean, jika menemukan korban terkait kecelakaan laut tersebut agar segera melaporkan ke pihak Aparat di Wilayah Bawean, Tegasnya
Sufairi ~ Rjned






