RADARJATIM.CO ~ Pemerintah Indonesia telah menetapkan target ambisius untuk meningkatkan bauran energi bersih dan menurunkan emisi karbon menuju tahun 2030. Namun, transisi energi bukan hanya soal menambah kapasitas energi terbarukan, melainkan juga memastikan sistem kelistrikan tetap stabil, andal, dan efisien.
Fedora Group Indonesia mengambil peran strategis dalam mendukung agenda ini melalui solusi energi end-to-end yang mengintegrasikan energi terbarukan dengan sistem penyimpanan energi baterai. Dengan pendekatan tersebut, energi bersih yang dihasilkan dapat dimanfaatkan secara optimal, disimpan saat berlebih, dan digunakan saat dibutuhkan. Hal ini membantu mengatasi tantangan intermitensi energi terbarukan sekaligus meningkatkan keandalan pasokan listrik.
Didukung pengalaman internasional dan kapabilitas lokal, Fedora berkomitmen menjadi bagian dari ekosistem transisi energi nasional. Melalui kolaborasi dengan berbagai sektor—industri, komersial, hospitality, hingga publik—Fedora tidak hanya menyediakan teknologi, tetapi juga membangun fondasi menuju sistem energi Indonesia yang lebih bersih, tangguh, dan berkelanjutan menuju 2030 dan seterusnya.
Ke depan, pencapaian target energi bersih 2030 akan sangat ditentukan oleh kesiapan infrastruktur dan keberanian pelaku usaha untuk berinvestasi pada sistem energi yang lebih cerdas. Kehadiran solusi seperti Battery Energy Storage System (BESS) memungkinkan transisi energi berjalan tanpa mengorbankan keandalan operasional maupun efisiensi biaya.
Dengan fokus pada standar keselamatan tinggi, performa jangka panjang, dan pengembalian investasi yang terukur, Fedora Group Indonesia memposisikan diri sebagai mitra transisi yang menjembatani visi kebijakan energi nasional dengan kebutuhan nyata dunia usaha dan masyarakat.
(Red)






