Jember || radarjatim.co~Mahasiswa Universitas Ibrahimy yang sedang PPL di Pusat Pengembangan Kampung SDGs Indonesia (PPKSI), menginisiasi pertemuan Pengurus Anak Ranting NU Krajan dan Pengurus Ranting NU Sukorejo Bangsalsari Jum’at (11/11/2022)
Pertemuan yang dikemas Silaturrahim ini di mulai dengan acara Istighatsah, Sambutan perwakilan Mahasiswa oleh Reza Zakariya dan Ketua Ranting NU KH. Abdul Khalik Muis, kemudian Pengarahan dari Pengurus LAZISNU PBNU , KH. Misbahus Salam.
Dalam Sambutannya Reza Zakariya menyampaikan bahwa inisiasi Kami silaturrahim dengan Pengurus NU untuk belajar dan ingin mengetahui program program NU yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dan Kami selaku santri Sukorejo kelak akan berkhidmat ke NU.
Sementara Ketua Ranting NU KH. Abdul Khalik mengapresiasi dan berterima kasih pada Mahasiswa Universitas Ibrahimy yang punya kepedulian untuk menghidupkan ( Aktifkan) kegiatan Anak Ranting NU.
Kemudian dilanjutkan Pengarahan dari Pengurus LAZISNU PBNU , KH. Misbahus Salam, yang menyampaikan bahwa yang amat paham dan tahu kondisi warga NU adalah Pengurus Anak Ranting dan Pengurus Ranting NU.
Kalau ingin membentengi warga NU dari paham diluar Aswaja dan melakukan pemberdayaan pada warga NU maka hidupkan dan gerakkan Pengurus Anak Ranting dan Ranting NU, ungkapnya.
Kyai Misbah, yang juga Pengasuh Yayasan Raudlah Darus Salam Sukorejo , juga menyampaikan pentingnya Pengurus NU membaca hasil keputusan muktamar NU, AD/ART, Bahtsul Masail, Rekomendasi dan Program NU. Selain itu Kyai Misbah mengingatkan bahwa NU ini bukan partai politik, politik NU adalah politik kebangsaan dan kenegaraan. Dan kader NU ada di berbagai partai politik, namun diharapkan dapat memberi kontribusi pada perjuangan NU. Inilah manifestasi Khittah NU, ada dimana mana tapi tidak kemana mana. Apalagi saat ini NU punya keinginan besar dengan istilah “Merawat Jagad dan Membangun Peradaban”.
Gerakan merawat dan membangun ini harus dilakukan oleh seluruh komponen institusi NU , termasuk kader kader NU yang ada di berbagai lembaga dan instansi pemerintahan maupun swasta. (HMS).






