Jombang || Radarjatim.co —. Semangat kebersamaan dan ketahanan nasional tercermin dalam kegiatan tanam perdana yang digelar di lingkungan Kodim 0814 Jombang. Kegiatan ini menjadi simbol nyata sinergi antara aparat kewilayahan, unsur Forkopimda, serta para petani dalam menjaga stabilitas wilayah sekaligus memperkuat ketahanan pangan demi memakmurkan Indonesia.
Tanam perdana tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari komitmen bersama untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan produktif di wilayah Jombang. Tidak hanya berorientasi pada hasil pertanian, kegiatan ini juga mengandung pesan strategis bahwa ketahanan wilayah dan ketahanan pangan merupakan dua pilar penting yang tidak dapat dipisahkan dalam menjaga keutuhan dan kemajuan bangsa.
Dalam kegiatan tersebut, jajaran TNI melalui Kodim 0814 Jombang bersinergi dengan unsur Forkopimda, pemerintah daerah, serta kelompok petani setempat. Kehadiran lintas elemen ini menunjukkan bahwa upaya memakmurkan Indonesia tidak dapat dilakukan secara sektoral, melainkan membutuhkan kerja sama yang solid antara aparat negara dan masyarakat.
Menjaga Wilayah Melalui Ketahanan Pangan
Komandan Kodim 0814 Jombang melalui perwakilannya menegaskan bahwa kegiatan tanam perdana ini merupakan bagian dari peran TNI dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. TNI, khususnya aparat kewilayahan, tidak hanya bertugas menjaga keamanan teritorial, tetapi juga hadir mendampingi masyarakat dalam upaya meningkatkan kesejahteraan.
“Ketahanan wilayah tidak hanya diukur dari aspek keamanan, tetapi juga dari kemampuan masyarakat memenuhi kebutuhan pangannya secara mandiri. Melalui kegiatan tanam perdana ini, kami ingin menegaskan bahwa TNI selalu siap bersinergi dengan petani dan pemerintah daerah,” ungkap kabiro Jombang AY.
Pendampingan terhadap petani dinilai sangat penting, terutama dalam menghadapi tantangan global seperti krisis pangan, perubahan iklim, dan ketidakstabilan ekonomi. Dengan keterlibatan aktif aparat kewilayahan, diharapkan petani merasa lebih terlindungi dan termotivasi untuk terus mengelola lahan pertanian secara optimal.
Sinergi Forkopimda dan Petani
Unsur Forkopimda yang hadir dalam kegiatan ini turut menyampaikan komitmen bersama untuk menjaga stabilitas wilayah Jombang agar tetap kondusif. Stabilitas keamanan dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung keberlangsungan sektor pertanian dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Para petani yang terlibat menyambut baik kegiatan tanam perdana tersebut. Mereka menilai kehadiran TNI dan Forkopimda di tengah-tengah petani bukan hanya memberikan rasa aman, tetapi juga menjadi penyemangat bahwa sektor pertanian mendapat perhatian serius dari negara.
“Kami merasa tidak berjalan sendiri. Dengan adanya pendampingan dari Kodim dan dukungan Forkopimda, kami semakin yakin bahwa pertanian adalah kekuatan bangsa,” ujar IW Biro Jombang.
Memakmurkan Indonesia dari Desa
Kegiatan tanam perdana di Kodim 0814 Jombang ini juga sejalan dengan upaya membangun Indonesia dari desa. Pertanian dipandang sebagai fondasi utama perekonomian rakyat yang harus terus diperkuat. Dari desa yang produktif dan aman, kesejahteraan nasional dapat tumbuh secara berkelanjutan.
Selain sebagai agenda simbolik, tanam perdana ini diharapkan menjadi langkah awal dari program berkelanjutan, mulai dari pendampingan teknis pertanian, pemanfaatan lahan tidur, hingga penguatan distribusi hasil panen. Sinergi lintas sektor menjadi kunci agar program ini tidak berhenti pada seremoni semata.
Penutup
Melalui kegiatan tanam perdana di Satuan Kodim 0814 Jombang, pesan kebangsaan kembali ditegaskan: bersama menjaga wilayah, bersama memperkuat ketahanan pangan, dan bersama memakmurkan Indonesia. Sinergi antara TNI, Forkopimda, dan petani menjadi contoh konkret bahwa persatuan dan gotong royong adalah kekuatan utama bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.
(Azm/Ka biro)
