Site icon Radar Jatim

Khofifah Indar Parawansa, Bupati Karna Suswandi,Ketua Muslimat NU Situbondo Hj Khoirani dan PWNU Jatim Hadiri Pelantikan PR dan PAR Muslimat NU

Situbondo | Radarjatim .co Khofifah Indar Parawansa Ketua Pimpinan Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama menghadiri pelantikan ratusan Pengurus Ranting (PR) dan Pengurus Anak Ranting (PAR) Muslimat NU se – Kabupaten Situbondo, Rabu (07/08/2024).

Pelantikan yang berlangsung di Gedung Serbaguna Baluran, Jalan PB Sudirman Situbondo tersebut juga dihadiri oleh Hj Masruroh Wahid Ketua Pimpinan Wilayah Muslimat NU Jawa Timur, Bupati Situbondo Drs. H. Karna Suswandi, Ketua PKK Kabupaten Situbondo dan tamu undangan lainnya.

 

Mantan Gubernur Jatim ini dalam meminta kepada Pengurus Ranting dan Pengurus Anak Ranting Muslimat NU se-Kabupaten Situbondo untuk ikut terlibat dalam penurunan angka stunting di Kabupaten Situbondo. “Mengacu pada angka WHO, angka stunting itu maksimal harus 20 persen. Sedangkan di Jatim kini berada di angka 17 persen lebih,” tutur Pimpinan Pusat Muslimat NU.

Lebih lanjut, Khofifah mengatakan, angka tersebut masih berada dibawah angka 20 persen, seperti di gariskan WHO. Padahal, target dari Presiden Jokowi, angka stunting tidak boleh lebih 14 persen. “Berarti angka 17 persen itu angka stunting di Jatim masih berada di bawah patokan WHO. Untuk itu diperlukan keterlibatan elemen lain seperti Muslimat NU ini. Sebab pemerintah kalau sendirian mengatasi stunting itu cukup sulit,” kata Khofifah.

Mantan Menteri Sosial RI ini menambahkan, dengan adanya pelantikan Pengurus Ranting dan Pengurus Anak Ranting Muslimat NU se-Kabupaten Situbondo, sudah sangat tepat untuk terus melakukan sinergi dengan pemerintah.

Misalnya, sambung Khofifah, PC NU Situbondo bis meniru program Mustika Mesem di Kabupaten Nganjuk yang sangat luar biasa. “Sehingga Muslimat NU itu juga punya data tentang warga yang tidak mampu,” jelas Khofifah.

Tak hanya itu yang disampaikan Khofifah, namun dia berharap, ke depan Muslimat NU bisa ikut mengatasi program nasional penanganan stunting. “Saat ini kondisi Jatim sangat baik dalam penanganan angka stunting. Untuk itu, Muslimat NU harus terlibat aktif membantu pemerintah dalam target penurunan angka stunting di Jatim. Sebab pada tahun 2024 ini Presiden Jokowi menargetkan angka stunting harus berada di level angka 14 persen,” pungkas Khofifah.

(her)

Exit mobile version