Site icon Radar Jatim

Hari Kemerdekaan Rl ke 81 Jadi Langkah Awal Naila Menapaki Dunia Kampus Unesa

SURABAYA || RADARJATIM.CO – Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum istimewa bagi Farah Naila Rahmatika. Mahasiswi asal Desa Suci, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, itu resmi mengawali perjalanan barunya sebagai mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (Unesa) setelah diterima melalui jalur SPMB Sarjana Tahfidz Al-aQuran 30 Juz tahun 2026.

Momen perdana Naila sebagai mahasiswa Unesa berlangsung bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Senin (17/8/2026). Ia bersama ribuan mahasiswa baru dari berbagai fakultas mengikuti Upacara Peringatan HUT Kemerdekaan RI yang digelar secara khidmat di Kampus Unesa Lidah Wetan, Surabaya.

Bagi Naila, pengalaman tersebut terasa semakin istimewa karena menjadi bagian dari langkah pertamanya memasuki kehidupan akademik di perguruan tinggi. Usai mengikuti upacara, ia bersama ribuan mahasiswa baru lainnya bersiap melanjutkan rangkaian Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus (Ospek) yang dipusatkan di Kampus Unesa Ketintang, Surabaya.

Sebagai alumni Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Mambaussholihin, Manyar, Gresik, itu mengaku bangga dan antusias menjalani hari pertamanya sebagai mahasiswa. Bahkan, sejak pukul 05.00 WIB, Naila telah mempersiapkan diri untuk berangkat ke kampus demi mengikuti upacara kemerdekaan sekaligus memulai rangkaian pengenalan kehidupan kampus.

“Bangga dan bersemangat karena bisa memulai langkah pertama sebagai bagian dari civitas akademika Unesa tepat di hari yang bersejarah bagi bangsa Indonesia,” ujar Naila saat dikonfirmasi Radarjatim.co.

Naila kini tercatat sebagai mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Unesa, Program Studi S1 Ilmu Komunikasi. Ia berharap masa perkuliahannya kelak tidak hanya menjadi perjalanan untuk menimba ilmu, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mengembangkan potensi dan meraih cita-cita.

Momentum 17 Agustus tahun ini pun menjadi kenangan tersendiri bagi Naila. Di tengah semangat kemerdekaan, ia memulai babak baru dalam hidupnya sebagai mahasiswa, membawa bekal pendidikan pesantren dan tahfidz, lnsyAllah dengan Ridho Allah SWT dapat melangkah menatap masa depan dengan prestasi yang baik dan gemilang

Exit mobile version