Sempat dibuka untuk wisatawan pada Minggu, 3 September 2023, Kini kawasan Wisata Gunung Bromo ditutup total. Penyebabnya, adanya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Blok Savana Lembah Watangan atau Bukit Teletubbies. Kabar ini disampaikan melalui pengumuman di akun media sosial resmi, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.
“Adanya kebakaran hutan yang terjadi. Maka kegiatan Wisata Gunung Bromo ditutup secara total,” ucap Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB-TNTBS) Septi Eka Wardhani, Rabu malam (6/9)
Penutupan akan dilakukan hingga batas waktu yang belum bisa ditentukan. “Bagi pengunjung yang telah melakukan pembelian karcis melalui booking online, dapat mengajukan reschedule saat wisata kembali dibuka. Tata cara reschedule akan diinfokan pada kesempatan berikutnya,” jelas Septi Eka Wardhani.
Septi mengimbau warga, pengunjung, dan pelaku jasa wisata untuk menjaga Kawasan TNBTS dari kebakaran hutan, dengan tidak menyalakan api dan sejenisnya antara lain petasan, kembang api, dan flare demi keselamatan, keamanan, dan kenyamanan bersama serta melaporkan kepada petugas jika menemukan titik api di dalam Kawasan TNBTS.
Penutupan kawasan Bromo ini dilakukan di empat akses pintu masuk terhitung sejak semalam jam 22.00 WIB. Empat pintu masuk yakni pintu masuk Coban Trisula dari Kabupaten Malang, pintu masuk Wonokitri dari Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, Senduro di Kabupaten Lumajang, dan pintu masuk Cemoro Lawang, di Kabupaten Probolinggo.
Kawasan TNBTS sempat terbakar sejak 29 Agustus lalu pada sekitar jam 23.30 WIB, terdapat titik api di Bantengan, sekitar perbatasan resort PTN Wilayah Coban Trisula dan resort PTN Wilayah Ranupani.
Api terus menjalar ke beberapa savana di Bukit Teletubbies, Blok Jemplang, hingga kawasan B29, di wilayah Lumajang. Bahkan, api merambat ke kawasan Perhutani Gunung Penanjakan.
(RJ/TMR)
Wisata Gunung Bromo di tutup total imbas kebakaran di Bukit Teletubbies Foto : Istimewa