Foto: Kondisi SDN 357 Sungairujing Sangkapura Bawean yang ambruk akibat banjir dan longsor
GRESIK || RADARJATIM.CO. – Satu sekolah ambruk dampak banjir dan longsor di Pulau Bawean, Gresik, Seluruh siswa sekolah belajar dari rumah karena bangunan sekolah rusak parah.
Salah satu SDN di Sungairujing Kecamatan Sangkapura ambruk dan sudah tertutup tanah longsor.
Jalan paving di depan SD 357 Sungairujing terdampak dipasang garis warna kuning dan hitam di depan SD 357.
“Hanya satu SD, belajar di rumah lewat zoom atau sejenisnya,” kata Kepala Dinas Pendidikan Gresik, Hariyanto, Jumat (3/3/2023).
Hariyanto menambahkan Tim dari Dinas Pendidikan kabupaten Gresik dalam waktu dekat datang ke lokasi SDN Sungairujing yang ambruk untuk dilakukan perencanaan pembangunan sekolah itu
Sementara itu Kepala BPBD kabupaten Gresik, Darmawan mengatakan Pulau Bawean diguyur hujan lebat dan disertai angin kencang. Hujan deras ini mengakibatkan sekitar Desa Dekatagung, Desa Sidogedungbatu, Kecamatan Sangkapura tergenang banjir 20 sampai 50 sentimeter.
“Selain mengakibatkan banjir hujan lebat tersebut mengakibatkan tebing bukit yang berada di Desa Dekatagung mengalami longsor,” ujarnya.
Kami sudah melakukan koordinasi dengan pihak terkait. Mulai dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR), hingga Sekretaris Daerah (Sekda). Termasuk penyaluran bantuan kepada warga terdampak,” kata Darmawan
Begitu juga di perbatasan Dusun Prapattunggal dengan Dusun Tanjungmulya terjadi longsor pada tebing di tepi jalan lingkar Pulau Bawean yang menyebabkan longsoran tebing menimbun badan jalan sepanjang 15 meter.
(Red)
