Foto : Posisi Baspum injection kendaraan roda dua yang dicuri Maling
Gresik {radarjatim.co ~ Maraknya permainan judi online melalui telepon seluler android mendorong banyak pemuda Bawean merasa ketagihan (habituat,red) dan berani melakukan hal -hal diluar akal sehat, serta harus berurusan dengan pihak penegak hukum.
Pada malam Minggu sekitar Pukul 02.00 WIB telah terjadi pencurian yang menimpah warga Dusun Parapat Tunggal Desa Dekatagung Kecamatan Sangkapura, Kabupaten Gresik Jawa Timur. Barang bukti berupa satu unit sepeda motor merk Honda Beat tahun 2020 warna biru putih dengan Nopol W 4603 DH yang terparkir di tempat usaha ikan milik Irwan dipreteli maling pada malam dini hari. Padahal sudah biasa sepeda motor beat tersebut diparkir tidak jauh dari rumahnya.
Fitriyah istri dari Muzammil (50) menuturkan bahwa sekitar Pukul 05.30 WIB dirinya berencana berangkat ke pasar Padheleman Desa Lebak untuk memenuhi keperluan rumah tangga. Sesampai di tempat motor diparkir di halaman rumah tetangga yang tidak jauh dari rumah ibu Fitriyah sudah melihat jok motornya terbuka. Dia mengira bahwa suaminya lupa untuk menutupnya.
Setelah melihat kejadian itu Fitriyah mencoba memanggil suaminya (Muzammil) untuk mengecek motor tersebut. Ternyata ban depan motor merk Honda Beat dimaksud sudah tidak ada, beserta Baspum injectionnya hilang”, cetus Fitriyah.
Irfan (42) tetangga dari Fitriyah menambahkan bahwa pada malam Minggu sekitar Pukul 23.30 WIB dirinya baru beranjak tidur karena malam itu gerimis dan baru mengetahui kejadian pencurian pagi hari setelah mendengar suara ramai di depan rumahnya yakni tempat sepeda motor milik Fitriyah itu di parkir.
“Malam itu tidak ada aktivitas yang mencurigakan karena sudah terbiasa sepeda motor itu diparkir di tempat usaha ikan milik Irwan yang berada di depan rumahnya tepatnya di pinggir jalan. Padahal, di tempat yang sama terdapat 4 sepeda motor lain yang terparkir di tempat kejadian tetapi hanya sepeda motor Honda Beat milik Fitriyah yang dicuri bagian ban depan komplit dan bagian Baspum injection yang dibuka paksa dengan merusak dan memutus kabel kunci joknya”,paparnya.
Dari kejadian tersebut kerugian materil ditaksir sekitar Rp.2,5 Juta. Peristiwa pencurian ini sudah dilaporkan kepada kepala dusun setempat dan kepala Desa Dekatagung (6/2/2022)
Imam Juhadi, Kepala Desa Dekatagung membenarkan adanya pencurian yang telah menimpah salah satu warganya di dusun Parapat Tunggal, Fitriyah (43) istri dari Muzammil (50). Korban sudah melaporkan masalah tersebut. Bahkan, sudah dibicarakan di Balai Desa untuk ditindaklanjuti.
“Kades, sudah merespon cepat atas laporan warganya dan memberikan pencerahan terkait masalah pencurian tersebut untuk melaporkan ke Mapolsek Sangkapura guna diproses secara Standar Operasional Presedur (SOP) dan segera ditindaklanjuti dengan proses hukum yang berlaku, namun pihak korban tidak mau melapor dengan alasan tidak mau repot’, cetus Imam Juhadi.
Ditambahkan oleh Juju nama sapaan akrabnya di desanya menghimbau untuk semua warganya agar lebih berhati-hati dalam memarkir sepeda motornya. Beliau mengingatkan pula kepada warga untuk mengunci stang dan mengambil kunci kontak motor guna mengantisipasi hal – hal yang tidak diinginkan. Selain itu, pihak pemerintah desa sudah menginstruksikan kepada Kasi Pelayanan untuk terus mencari tahu siapa pelaku dari pencurian yang telah meresahkan warga dusun dan desa tersebut. Kasi Pelayanan berharap pelaku bisa ditemukan segera, Sabtu (19/2/2022)
Fairi ~ Rj
