Site icon Radar Jatim

PT.ASDM Gelar Swab Antigen Ratusan Calon Pekerja Tanpa Izin, Dibubarkan Dinkes Gresik

Gresik | radarjatim.co~PT Arsad Sumber Daya Mandiri (ASDM) yang bergerak di bidang jasa tenaga kerja outsourcing yang berkantor cabang beralamat di Jalan Chatib Miftah Blok FF No 3, Randuagung, Kabupaten Gresik menggelar tes swab antingen terhadap ratusan calon pekerja untuk dipasok ke beberapa perusahaan di Gresik, Selasa, (18/2/2022)

Ditengarai, ratusan calon pekerja tersebut menjalani swab antigen massal. Namun kegiatan tersebut diduga tanpa pemberitahuan dan koordinasi dengan Dinkes Gresik.

Saat wartawan Radarjatim mendatangi pihak management PT.Arsad Sumber daya Mandiri (ASDM) belum dapat dikonfirmasi, sebab Direkturnya, Ivo Vientina Kurnia Hastutie sudah pulang dari ruang kerjanya karena suaminya meninggal dunia, kata staf yang enggan disebutkan namanya

Sedangkan Laboratorium medis& Rontgen ” Gajah Mada” beralamat praktek di Mojosari Mojokerto yang ditunjuk rekanan PT.Arsad Sumber daya Mandiri untuk Swab Antigen para Calon pekerja

Berapa biaya Swab Antigen, di tempat terpisah wartawan menanyakan pada beberapa Calon pekerja yang sudah menjalani Swab, IMR nama insial mengatakan bahwa biayanya sebesar Rp 160 000 sangat mahal dan mencekik sedang kan di Rumah sakit puskesmas dan klinik lainnya paling mahal hanya sebesar Rp 90.000

Pihak Laboratorium &medis Gajah Mada, Solihudin mengatakan pada radarjatim.co bahwa pihaknya mengaku telah koordinasi Dengan Dinkes Gresik untuk menggelar swab antigen di stand Terminal Bunder, berbeda keterangannya saat dikonfirmasi wartawan dari media lainnya

Solihudin nampak grogi yang mengatakan telah koordinasi dengan Dinkes Gresik Untuk gelar swb Antigen saat dikonfirmasi wartawan

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Gresik dr. Mukhibatul Khusna mengaku tidak tahu jika ada kegiatan swab massal di kawasan Terminal itu tidak ada izin atau laporan ke Dinkes Gresik,” begitu ada informasi dari wartawan langsung pihaknya langsung bergerak cepat koordinasi dengan Satpol PP bersama tim gabungan dari Dishub dan Polres Gresik untuk membubarkannya,  kata Khusna saat dikonfirmasi radarjatim.co melalui pesan singkat WhatsApp , Selasa (18/1/2022)

Dengan maraknya perekrutan tenaga kerja oleh oknum Perusahaan yang bergerak di bidang tenaga kerja outsourcing sebagai modus penipuan hingga banyak makan Korban masyarakat calon tenaga kerja pemula,

Maka DPC Joman Gresik melalui sekretaris, Ahmad A Adhim menghimbau untuk adik-adik yang baru lulus sekolah SMA/SMK, maupun untuk masyarakat umum agar tetap waspada dan berhati-hati dengan modus rekrutmen tenaga kerja. Karena modus lowongan tenaga kerja untuk beberapa perusahaan besar di Gresik, seperti PT. KAS (Mie Sedap), PT Wilmar dll.itu sudah sering dicatut oleh PT atau CV Abal-abal untuk mengeruk keuntungan dari biaya administrasi atau biaya-biaya seragam dan seterusnya, padahal perusahaan tersebut tidak ada kerja sama dengan rekanan jasa tenaga kerja outsourcing Tapi akhirnya tidak bisa menyalurkannya, tegas Mamat sapaan akrab Sekretaris DPC Joman Gresik

(Red)

 

Exit mobile version