Gresik | RADARJATIM.CO~Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Kebudayaan Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Gresik Provinsi Jawa Timur melalui Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Wilayah Bawean, Suwasis, S. Sos, yang baru saja dilantik Bupati Gresik menyampaikan dengan tegas, bahwa untuk bisa memajukan pulau Bawean dalam bidang pariwisata dan ekonomi kreatif diharapkan pemerintah Desa dan elemen masyarakat bersama – sama membantu ikut serta berpartisipasi dan bersinergi membangun Pulau Bawean, salah satunya sebagai penunjang suksesnya pengembangan di sektor pariwisata
“Seperti halnya di setiap Desa sudah banyak tempat – tempat ekowisata yang dibangun dan dikelola oleh masyarakat maupun BUMDES, dimana mereka sudah mampu menggerakkan ekonomi masyarakat itu sendiri dan UMKM yang ada mesti tidak bisa berjalan maksimal di masa – masa pandemi Covid 19 yang masih dibatasi terkait pengunjung” ujarnya.
Suwasis, berharap inspirasi dan dukungan dari semua warga untuk membangun dan memajukan potensi pulau Bawean menjadi tempat wisata ataupun wisata religi yang sudah dikenal oleh mancanegara sangat diharapkan, pihaknya juga berharap infrastruktur dan sarana prasarana kantor UPT tempat tugasnya segera dapat dibenahi dan dibangun yang layak oleh Pemkab Gresik sebab bangunan (gedung) sudah mulai keropos dan bocor atapnya, pungkasnya.Selasa (1/2/2022)
Selama ini pegiat peduli pargembangan dan kemajuan pariwisata serta ekonomi kreatif di pulau Bawean Kabupaten Gresik R. Akhsanul Haq memaparkan bahwa Pemerintah Kabupaten Gresik yang dulu dalam pengembangan Destinasi wisata untuk Bawean terlihat seperti berjalan setengah hati, hal ini bukan tanpa alasan. Secara Impiris pulau Bawean sebagai salah aset Pemkab Gresik yang sudah sekian lama dipromosikan sebagai daerah tujuan wisata, namun kenyataannya dilapangan penggarapannya terkesan kurang serius dan setengah hati terutama terkait dengan infrastruktur pendukungnya.
“Semoga di Pemerintahan Gresik yang baru ini ada angin segar untuk pulau Bawean di sektor pariwisata, terutama di Destinasi Wisata Religi. Pulau Bawean sangatlah cocok jika Destinasi wisata untuk Religi diprioritaskan karena sudah banyak obyek – obyek dan situs – situs peninggalan sejarah yang tentu sangat mendukungnya, antara lain keberadaan Masjid dan Musholla. Hampir di setiap desa di dua (2) kecamatan yang berada Sangkapura ada 17 desa dan di kecamatan Tambak ada 13 desa, dimana di setiap desa ada Masjid dan di setiap dusun pasti ada musholla terkadang lebih dari satu.
“Selain keberadaan masjid – masjid dan mushola sebagai obyek pendukung pilihan Bawean dengan Destinasi wisata Religinya, di pulau Bawean banyak juga ditemukan makam – makam para wali yang bisa menjadi daya tarik wisatawan lokal maupun mancanegara. Sebut saja makam wali pembawa ajaran agama Islam pertama kali ke Bawean sekaligus mengislamkan seluruh masyarakat Bawean, yakni Syech Sayyid Umar Mas’ud yang letaknya di belakang Masjid Jami’ Sa’adatuddarain yang berada di dusun sawah luar Desa Kotakusuma Kecamatan Sangkapura. Selain itu ada makam Waliyah Zainab yang letaknya di samping belakang masjid lengkap dengan tempat musium benda – benda bersejarah di Desa Diponggo Kecamatan Tambak, makam Jujuk Campa yang nama aslinya Sayyid Rafi’uddin yang berada di Desa Kumalasa Kecamatan Sangkapura, dimana beliau utusan dari kerajaan Islam Campa yang terletak di bagian timur teluk Siam, Kamboja atau Kampuchia. Selain itu masih ada makam Juju Tampo yang berada di dusun Tampo, makam sunan Bonang di dusun tambak keramat Desa Tambak, makam panjang di dusun Tanjung Anyar Desa Lebak, makam Purbonegoro yang berada di kawasan gunung Malokok Desa Sawah Mulya, dan makam Cokrokusuma yang berada di dusun teluk Desa Sungai Teluk Kecamatan Sangkapura”, paparnya R. Akhsanul Haq.
“Selain itu masyarakat Bawean mayoritas beragama Islam, hal ini yang membuat pulau Bawean cocok dijadikan sebagi pulau dengan Destinasi Wisata Religi selain dijadikan sebagai pulau pendidikan, campur tangan dari Pemerintah Kabupaten Gresik Jawa Timur yang sekarang ini Bawean berharap dengan pulau wisata bisa meningkatkan perekonomian dan taraf hidup lebih baik lagi, cetusnya, Selasa (1/2/2022)
Fairi ~ Rj
