Site icon Radar Jatim

KKN Kelompok 20 UNUSA Gelar Edukasi dan Skrining Kesehatan bagi Warga Nyamplungan RW 11 dan RW 12 Pabean Cantian Surabaya

Surabaya || RADARJATIM.CO ~ Kesehatan merupakan salah satu aspek penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Di sisi lain, kemajuan teknologi digital juga membuka peluang besar bagi pengembangan usaha.tak kalah penting, peningkatan kualitas dasar pendidikan sejak dini menjadi pondasi utama dalam membentuk generasi yang cerdas dan berkarakter. Kesadaran untuk mengenali kondisi kesehatan, melakukan pemeriksaan berkala, serta memahami cara mencegah berbagai penyakit menjadi langkah penting yang dapat dimulai dari lingkungan tempat tinggal.

Penguasaan terhadap pemasaran digital pun sekarang menjadi kebutuhan yang tidak kalah penting, terutama bagi pelaku UMKM yang ingin memperluas jangkauan usahanya. Berdasarkan dari beberapa hal tersebut mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) kelompok 20 UNUSA melaksanakan berbagai program kesehatan, Pendidikan, dan pendampingan bisnis digital bagi warga masyarakat Nyamplungan RW 11 dan RW 12, kecamatan Pabean Cantian, Kota Surabaya.

Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian pengabdian dari mahasiswa kepada masyarakat yang berlandaskan dari tiga pilar utama, yaitu kesehatan, Pendidikan, serta bisnis digital.

Program Edukasi di Madrasah Ibtidaiyah

Salah satu fokus utama KKN Kelompok 20 adalah memberikan edukasi kepada anak-anak usia sekolah di lingkungan Nyamplungan RW 11. Mahasiswa menyadari bahwa pembentukan karakter dan kesadaran akan pentingnya kesehatan serta perlindungan diri harus dimulai sejak dini. Oleh karena itu, berbagai program edukasi dilaksanakan di Madrasah Ibtidaiyah (MI) setempat.

1. Edukasi Pencegahan Bully

Mahasiswa KKN memberikan pemahaman kepada anak-anak kelas mengenai bahaya bullying serta pentingnya menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi semua teman. Dalam kegiatan ini, anak-anak diajarkan untuk mengenali bentuk-bentuk bullying, baik secara verbal, fisik, maupun sosial. Mereka juga diberikan pemahaman tentang dampak negatif bullying dan bagaimana cara melaporkan jika mengalami atau menyaksikan tindakan perundungan.

Dengan pendekatan yang interaktif dan menyenangkan, mahasiswa mengajak anak-anak untuk berdiskusi dan bermain peran sehingga materi yang disampaikan dapat lebih mudah dipahami dan diingat. Harapannya, edukasi ini dapat menumbuhkan sikap saling menghormati dan kepedulian antar sesama teman di lingkungan sekolah dan masyarakat.

2. Edukasi Cuci Tangan yang Benar

Menjaga kebersihan tangan merupakan langkah sederhana namun sangat efektif dalam mencegah penyebaran berbagai penyakit. Mahasiswa KKN memberikan edukasi tentang cara mencuci tangan yang benar sesuai dengan standar kesehatan kepada anak-anak kelas di Madrasah Ibtidaiyah. Mahasiswa mengajarkan enam langkah cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, serta menjelaskan pentingnya mencuci tangan sebelum makan,  setelah buang air, dan setelah beraktivitas di luar rumah.

Kegiatan ini dilengkapi dengan praktik langsung agar anak-anak dapat mempraktikkan cara mencuci tangan yang baik dan benar. Dengan pembiasaan sejak dini, diharapkan  kebiasaan mencuci tangan dapat menjadi bagian dari perilaku hidup sehat anak-anak.

3. Edukasi Area Privasi dan  Perlindungan Diri 

Mahasiswa KKN UNUSA juga memberikan edukasi mengenai area privasi atau bagian tubuh yang tidak boleh disentuh oleh orang lain. Materi ini disampaikan dengan pendekatan yang disesuaikan dengan usia anak-anak, menggunakan metode bernyanyi dan menonton video untuk memudahkan pemahaman. Anak-anak diajarkan untuk mengenali area tubuh yang bersifat pribadi dan berani mengatakan “tidak” jika ada yang mencoba menyentuh bagian tubuh tersebut.

Edukasi ini bertujuan melindungi  anak-anak dari potensi kekerasan seksual dan memberikan keberanian kepada mereka untuk melapor kepada orang tua atau guru jika mengalami hal yang tidak nyaman. Orang tua dan guru juga dilibatkan dalam kegiatan ini agar pemahaman yang diberikan dapat terus  diperkuat di rumah dan lingkungan sekolah.

B. Pemeriksaan Kesehatan bagi Warga 

Program kesehatan KKN Kelompok 20 juga mencakup pemeriksaan kesehatan bagi warga yang tidak bersedia atau memiliki keterbatasan untuk dibawa ke rumah sakit. Mahasiswa dari fakultas kesehatan melakukan pemeriksaan dasar berupa pengukuran tekanan darah (tensi), kadar gula darah (GDA), berat badan, dan tinggi badan bagi warga yang membutuhkan.

Kegiatan ini dilaksanakan di wilayah RW 12, menjangkau warga dari berbagai kelompok usia. Tujuannya adalah memberikan akses kesehatan dasar kepada masyarakat sekaligus membantu mereka mengetahui kondisi kesehatannya  sejak dini. Pemeriksaan ini juga menjadi langkah awal untuk mendeteksi adanya faktor risiko penyakit seperti hipertensi dan diabetes sehingga masyarakat dapat segera mengambil langkah pencegahan atau penanganan yang tepat.

Banyak warga yang mengikuti kegiatan ini merasa terbantu dengan adanya layanan pemeriksaan yang mudah dijangkau. Beberapa di antaranya mengaku baru pertama kali melakukan pemeriksaan tekanan darah dan kadar gula darah sehingga mereka menjadi lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan  secara berkala.

Edukasi Penanganan Kecelakaan di Rumah 

Kecelakaan dapat terjadi kapan saja, termasuk di lingkungan rumah yang dianggap paling aman. Menyadari hal tersebut, mahasiswa KKN Kelompok 20 memberikan edukasi mengenai penanganan pertama pada kecelakaan di rumah. Materi yang disampaikan meliputi cara mengatasi luka ringan, luka bakar, tersedak, serta pertolongan pertama pada  pingsan atau cedera lainnya.

Edukasi ini diberikan kepada ibu-ibu rumah tangga dan anggota masyarakat lainnya agar mereka memiliki pengetahuan dasar tentang pertolongan pertama sebelum mendapatkan bantuan medis profesional. Dengan keterampilan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih siap dan tidak panik jika menghadapi  situasi darurat di lingkungan rumah.

Mahasiswa juga mempraktikkan teknik-teknik pertolongan pertama sederhana menggunakan alat       peraga agar peserta dapat memahami dan mengingat langkah-langkah yang harus dilakukan. Kesadaran akan pentingnya pengetahuan penanganan kecelakaan di rumah menjadi  bekal berharga bagi setiap anggota keluarga.

C. Membantu UMKM Naik Kelas melalui Pemasaran Digital 

Di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat, kemampuan memanfaatkan media digital menjadi salah satu peluang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memperluas jangkauan pemasaran. Media sosial dan platform digital tidak hanya menjadi sarana komunikasi, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana untuk memperkenalkan produk kepada calon  pembeli yang lebih luas.

Melihat peluang tersebut, mahasiswa KKN Kelompok 20 Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya membantu para pedagang dan pelaku UMKM di  Nyamplungan  RW 11 untuk mengembangkan usahanya melalui digitalisasi. Kegiatan ini menjadi bagian dari pengabdian masyarakat yang berlandaskan pada pilar digital.

1. Pembuatan Rekening Bank dan Akun GoFood

Salah satu hambatan yang dihadapi pelaku usaha UMKM dalam mengembangkan usahanya adalah keterbatasan akses terhadap teknologi dan layanan keuangan digital. Mahasiswa KKN membantu para pedagang untuk membuat rekening bank sebagai langkah awal dalam mengelola keuangan usaha secara lebih profesional.

Selain itu, mahasiswa juga mendampingi para pelaku UMKM dalam pembuatan akun di platform layanan pesan antar makanan seperti GoFood. Dengan memiliki akun di platform tersebut, para pedagang dapat memperluas jangkauan pasar mereka dan menjangkau calon pembeli yang tidak dapat datang langsung ke tempat usaha.

Mahasiswa memberikan pendampingan mulai dari proses registrasi, pengunggahan foto produk, pengaturan menu, hingga cara mengelola pesanan yang masuk. Pelaku UMKM juga diberikan edukasi mengenai strategi pengemasan dan pemilihan foto produk yang menarik agar dapat meningkatkan daya tarik di platform digital.

2. Membantu Mempromosikan dan Memviralkan Barang Dagangan

https://vt.tiktok.com/ZS4wXrpAf/

Tidak hanya membantu pembuatan akun digital, mahasiswa KKN juga berperan aktif dalam mempromosikan produk-produk UMKM setempat. Mahasiswa membantu membuat konten promosi yang menarik, mengambil foto produk berkualitas, dan menyusun caption yang informatif untuk dipublikasikan di media sosial.

Mahasiswa juga memanfaatkan jaringan dan platform digital untuk membantu “memviralkan” barang dagangan para pelaku UMKM. Melalui strategi pemasaran yang kreatif, produk-produk lokal diperkenalkan kepada audiens yang lebih luas, tidak hanya di lingkungan Nyamplungan tetapi juga hingga ke luar daerah.

 

 

 

 

 

 

 

Exit mobile version