Site icon Radar Jatim

Kapolres Gresik Silaturahmi ke MUI, Bahas Jam Operasional Truk dan Keselamatan Lalu Lintas

GRESIK || RADARJATIM.CO —Dalam upaya memperkuat sinergi antara kepolisian dan tokoh agama terus dilakukan Polres Gresik. Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution bersilaturahmi dengan Ketua Umum MUI Kabupaten Gresik KH Ainur Rofiq Toyyib di Kompleks Masjid Agung Gresik (MAG), Kecamatan Kebomas, Rabu (7/10/2026).

Pertemuan tersebut tidak sekadar menjadi agenda silaturahmi. Sejumlah persoalan yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat turut dibahas, terutama terkait ketertiban lalu lintas, keselamatan pengguna jalan, hingga edukasi mengenai aturan jam operasional kendaraan truk.

Dalam pertemuan itu, Kapolres Gresik sekaligus memperkenalkan Kasat Lantas Polres Gresik yang baru, AKP Muhammad Hariyazie Syakhranie, kepada jajaran MUI Kabupaten Gresik.

Kapolres meminta dukungan tokoh agama untuk turut menyampaikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya mematuhi ketentuan jam operasional kendaraan truk. Termasuk kewajiban memastikan muatan kendaraan tertutup dengan terpal atau penutup yang sesuai demi mencegah muatan tercecer dan membahayakan pengguna jalan.

“Tokoh agama memiliki peran penting dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. Kami berharap pesan-pesan terkait tertib berlalu lintas dan keselamatan ini juga bisa disampaikan melalui lingkungan masyarakat,” ujar AKBP Ramadhan Nasution.

Menurut Kapolres, persoalan keselamatan lalu lintas tidak dapat dibebankan hanya kepada kepolisian. Kepatuhan pengemudi, pemilik kendaraan, maupun seluruh pengguna jalan menjadi bagian penting dalam menciptakan lalu lintas yang aman dan tertib.

Karena itu, pendekatan edukatif melalui berbagai elemen masyarakat dinilai penting. Tokoh agama memiliki posisi strategis karena pesan yang disampaikan di tengah masyarakat diharapkan mampu membangun kesadaran, bukan semata-mata menumbuhkan kepatuhan karena takut terhadap sanksi.

Dalam kesempatan tersebut, AKBP Ramadhan Nasution juga menyampaikan program Kapolri dengan semangat “Polisi Bersama Masyarakat” sebagai bagian dari upaya memperkuat kedekatan antara institusi kepolisian dan masyarakat.

“Polisi tidak bisa bekerja sendiri. Kami ingin terus membangun komunikasi dan sinergi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk para tokoh agama,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Umum MUI Kabupaten Gresik KH Ainur Rofiq Toyyib menyambut baik kunjungan tersebut. MUI Gresik memberikan apresiasi terhadap perhatian Polres Gresik terhadap persoalan keamanan, ketertiban, serta keselamatan masyarakat.

MUI Gresik juga menyatakan dukungan terhadap langkah kepolisian dalam menegakkan aturan lalu lintas, termasuk pemberian sanksi tilang terhadap pengguna kendaraan yang terbukti melakukan pelanggaran.

“Kami menyambut baik silaturahmi ini. Kami juga mendukung langkah kepolisian dalam menegakkan aturan demi keselamatan dan ketertiban masyarakat,” ujar KH Ainur Rofiq Toyyib.

Silaturahmi antara Polres Gresik dan MUI tersebut menjadi bagian dari upaya membangun pola komunikasi yang lebih kuat antara aparat penegak hukum dan tokoh masyarakat.

Di tengah tingginya aktivitas kendaraan berat di wilayah Gresik, edukasi mengenai jam operasional truk, keamanan muatan, serta disiplin berlalu lintas menjadi persoalan yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Keselamatan di jalan pada akhirnya bukan hanya persoalan penindakan, tetapi juga menyangkut kesadaran bersama.

Polres Gresik mengajak masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian maupun mengetahui adanya gangguan keamanan untuk menghubungi layanan 110 atau memanfaatkan layanan pengaduan Lapor Cak Rama.

RADARJATIM.CO — Mengungkap Fakta Demi Kebenaran.

Exit mobile version