Gresik ||Radarjatim.co ~ Pengerjaan proyek rehabilitasi kelas Madrasah Tsanawiyah (MTs) Miftahul Ulum Kreteng di Desa Bululanjang Kecamatan Sangkapura Bawean kabupaten Gresik disorot tajam (disoal) warga pasalnya dalam proses pengerjaannya diduga banyak kejanggalan dan penyimpangan.
Dari hasil investigasi LSM GMBI Sangkapura Junaidi di lokasi proyek ditemukan adanya banner yang dipasang bertuliskan beberapa ketentuan K3 dari PT. Cipta Adhi Guna tapi tidak ada papan informasi kegiatan prihal: nilai nominal kontrak anggaran, nama pemenang lelang/tender /,berapa ruang kelas yang direhabilitasi, tender, konsultan kegiatan proyek dan kalendernya. Jelasnya. (24/3/2026)
Lobang Saluran penyerapan air saat pengecoran menggunakan barang pisang berpotensi cepat ambruk (Foto; istimewa/Jun GMBI)
Junaidi menambahkan mestinya rekanan pemenang lelang/tender mengerjakan proyek secara profesional dan transparan termasuk standardisasi K3 mestinya terpenuhi sesuai dicantumkan di Banner tersebut tapi faktanya ditemukan para pekerja dan tukang tidak menggunakan K3 seperti Helm., sepatu dll padahal K3 itu ada alokasi anggarannya klaau dilanggar berpotensi curang dan menyimpang dari aturannya.Tegas Junaidi.
Masih Junaidi saat konfirmasi ke Ketua Yayasan Miftahul Ulum Kreteng Mahmud ditanya berapa nilai anggaran rehabilitasi kelas MTS malah tidak mengerti sebab tidak ada informasinya. Ujarnya.
Sementara itu PT. Cipta Adhi Guna belum dapat dikonfirmasi terkait proyek rehabilitasi ruang MTS hingga berita ini ditayangkan.
(Red)
