SAMPANG || radarjatim.co – Proyek pembangunan jembatan penghubung antar Dusun di Dusun / Desa Banjarbillah Kecamatan Tambelangan Kabupaten Sampang Madura propinsi Jawa-timur diduga proyek siluman atau fiktif alias tanpa papan informasi dan pekerjaannya mangkrak /gagal sebelum asas manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat,
Berdasarkan pantauan media ini di lokasi Rabu (11/01/2023) yang diiyakan oleh salah satu tokoh masyarakat setempat, pembangunan yang disinyalir dibiayai oleh pemerintah tersebut, sudah lama mangkrak dan tidak dikerjakan,
Sebagaimana dijelaskan oleh salah-satu tokoh masyarakat setempat yang namanya enggan dipublikasikan inisial (AW) Rabu (11/01/2023), ia mengatakan bahwa pekerjaan pembagunan jembatan tersebut, sudah lama mangrak atau tidak dikerjakan, ia juga mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut adalah proyek yang dibiayai oleh Negara dan bukan swadaya hanya karena tidak ada papan informasi di lokasi, maka dirinya tidak bisa menerangkan Sumber dana dan jumlah anggarannya,
“Itu sudah lama mas tidak dikerjakan (mangkrak) dan Saya yakin pembagunan jembatan itu, dibiayai oleh pemerintah mas (proyek), / bukan swadaya, karena selama ini tidak pernah ada kegiatan kerja bakti atau gotong royong oleh masyarakat, serta tidak pernah ada penggalangan dana dari pihak manapun ke-kami selaku warga setempat “Ungkapnya
Lanjut Tokoh masyarakat yang enggan disebutkan namanya menduga proyek jembatan yang disinyalir Siluman dan fiktif itu sumber dana hibah dari pokir DPRD Jatim yang lagi viral bermasalah hukum ditangani KPK dan Oknum DPRDnya ditangkap, tuturnya.
“Namun karena di lokasi tidak pernah ada papan informasi (plank) maka pekerjaan pembagunan jembatan itu, terlihat seperti swadaya mas, “tambahnya
Masih kata AW, ia juga berharap kepada pemerintah khususnya Dinas terkait agar turun monitoring ke lokasi.
“Karena jembatan itu sangat dibutuhkan oleh masyarakat, maka kami berharap kepada pemerintah khususnya dinas terkait supaya memonitoring kegiatan itu ke lokasi, “Tutupnya
Sementara PJ Kades Banjarbillah Mat Syafi Kecamatan Tambelangan kabupaten Sampang saat dikonfirmasi oleh media ini Kamis (12/01/2023) mengatakan bahwa proyek tersebut murni swadaya.
“Itu murni swadaya mas, “Jawab Mat Syafi melalui aplikasi pesan WhatsApp. ( Bersambung)
(Korwil Mdr & tim)
