Site icon Radar Jatim

Antisipasi Penyebaran Covid-19  Kepala Desa Se – Kecamatan Sangkapura Gelar Rapat PPKM Mikro

Gresik { radarjatim.co ~ Menyikapi Surat Himbauan dari Bupati Gresik, Nomor 360/81/437.34/2021 yang dikeluarkan pada tgl 20 Juni 2021 tentang Himbauan Pembatasan Kegiatan, Rapat ini dilaksanakan di Pendopo Kecamatan Sangkapura oleh Forkopimcam dan di hadiri oleh Kepala Desa Se – kecamatan Sangkapura, Kepala Instansi BUMN / BUMD, Ketua MUI Sangkapura, Ketua DMI Sangkapura, Kepala TK/SD/MI/SMP/SMA/MTS/SMK/MA, Ketua PCNU Bawean, Ketua PC Muhammadiyah Sangkapura, Ketua Takmir Se – Sangkapura, Rabu ( 23/6/2021 ).

Camat Sangkapura, Hamim, S.sos menjelaskan bahwa sekarang ini diakui atau tidak masalah Covid 19 di Pulau Bawean ada kenaikan drastis, Ada satu rumah ada Lima orang yang positif dan sudah diisolasi mandiri, dan ada yang meninggal dunia sebab positif Covid-19 di Desa Kepuh Teluk dan Diponggo.

Dari informasi terakhir Rapat Satgas Covid 19 ada sekitar 12 ( Dua Belas ) orang yang positif di Kecamatan Sangkapura dan sudah di Rawat di Rumah Sakit Umar Mas’ud Sangkapura. Di Desa Daun ada 2 (Dua) orang yang sudah di isolasi mandiri ketat dan sudah dilakukan penyemprotan serta pemberian bantuan sembako dari Pemerintah Desa setempat.

Hamim nama panggilan akrabnya Camat Sangkapura, menambahkan bahwa untuk Desa Sawah Mulya agak lumayan dari perkembangan terakhir ada sekitar 8 ( Delapan ) orang yang sudah di isolasi mandiri ketat.

Harapan Camat Sangkapura mengajak di setiap masing – masing kantor terus tetap dilakukan Protokol Kesehatan yang ketat, dan berharap dengan adanya Himbauan dari Bupati Gresik kegiatan sosial bisa di Batasi dan PPKM Mikro ini terus dilakukan lagi di lingkungan dengan Satgas Covid 19.

Sambutan dari Ketua Satgas Covid 19 ( drg. Faiza ) menjelaskan untuk sementara ini sudah ada 12 ( Dua Belas ) pasien yang dulu pernah dirawat inap isolasi mandiri di Rumah Sakit Umar Mas’ud Sangkapura, dan kondisinya sudah membaik akhirnya di pulangkan.
Untuk pasien yang sudah di pulangkan menjadi tanggung jawab desa yang meliputi, Satgas Desa, Perawat Desa, dan Bidan Desa di masing – masing Desa tersebut dan selain itu drg. Faiza menegaskan bahwa Pengawas Desa melakukan pemantauan sehari bisa Dua sampai Tiga Kali melalui Via Telpon dan Video Call serta datang langsung untuk memberikan obat.

Selain itu berkordinasi dengan masing – masing desa terkini dengan adanya Pasien yang di isolasi mandiri dirumah, supaya mendapatkan perhatiaan dari Satgas Desa baik dalam penjagaannya dan makanannya, tegasnya Kepala Satgas Covid.

Ketua MUI Sangkapura ( Massudi Wasi ) menghimbau bahwa dalam masa Pandemi Covid 19 ini jangan tercipta sampai tercipta rasa kepanikan, karena justru dengan kepanikan itu sendiri sudah termasuk sebagian dari penyakit ( Ibnu Sina ).

Pada zaman terdahulu di masa Umar bin Khattab bahwa penyakit seperti ini sudah pernah ada, untuk jalan keluarnya kita di haruskan untuk tidak Panik, Tenang, dan Bersabar.

Massudi Wasi menambahkan bahwa dalam artian tidak boleh panik, kita dianjurkan untuk tetap bisa menjaga Imun kita supaya kuat, sedangkan Tenang itu sendiri bisa dilakukan dengan membatasi diri untuk tidak keluar dan yang diluar tidak masuk dalam artian kita bisa mengurangi aktifitas untuk berkerumun atau berinteraksi, dan untuk Kesabaran itu sendiri bisa diartikan bahwa kita tidak boleh diam dalam mengatasi masalah Covid 19, kita bisa lebih meningkatkan iman kepada Allah SWT karena obatnya ada pada diri kita sendiri, tegasnya Ketua MUI Sangkapura, Rabu ( 23/6/2021 ).

Sufairi ~ RJned

Exit mobile version