Mojokerto | radarjatim.co.~Menindaklanjuti adanya isu jual beli buku lembar kerja siswa (LKS) di SMPN 1 Dawarblandong, mendapat respons dari Masyarakat dan Pemerhati Pendidikan.
Beberapa Pihak termasuk Awak Media langsung turun secara mendadak untuk memastikan ada atau tidaknya aktifitas jual beli buku LKS di sekolah tersebut.
” Tidak ada aktifitas jual buku LKS di sekolah itu, kita sudah tindaklanjuti,” kata Sahar Sulur, Aktivis Pendidikan saat diwawancarai awak media, Kamis (29/2/2024).
Meskipun demikian, Dirinya dan beberapa rekan juga terus menegaskan kepada sekolah untuk tetap berpegang pada aturan yang sudah dikeluarkan pemerintah,
“Hari ini kita sudah turun langsung, melakukan pengecekan menyeluruh, kepada beberapa wali murid juga, hasilnya tidak ditemukan jual beli LKS,” Ungkapnya.
Sementara itu, Alim Huda selaku Kepala Sekolah SMPN 1 Dawarblandong saat diwawancara, kamis (29/2/2024) menegaskan bahwa pihak sekolah tidak pernah menjual buku di sekolah, sebagai mana dikabarkan sejumlah media.
” Saya juga tidak memiliki wewenang melarang orang untuk berjualan buku, namun di sini (SMPN 1 Dawarblandong) tidak ada jual beli LKS,” katanya.
Dimana yang menjadi pertanggung jawaban dirinya, kata Alim yakni buku yang di beli dengan dana bos, “Kami belanja buku semua dengan dana BOS, terkait LKS itu tidak ada,” ucap Alim.
Terkait dengan pemberitaan yang sempat mencuat, Alim mengaku itu hal biasa karena mungkin kurangnya komunikasi saja,
“realita dan fakta yang ada telah saya sampaikan, tidak ditambah dan tidak dikurangi, tidak ada itu (LKS),” pungkasnya.
(Red)
