Site icon Radar Jatim

Banteng Billiard Cup Jadi Wadah Pembinaan Generasi Muda, Dimaz Fahturachman Dorong Billiard sebagai Olahraga Berprestasi

Gresik || Radarjatim.co – Upaya membangun mentalitas kompetitif sekaligus mendorong perkembangan olahraga di kalangan generasi muda terus mendapat perhatian dari berbagai pihak. Salah satunya diwujudkan melalui penyelenggaraan Turnamen Banteng Billiard Cup yang digagas Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Gresik, Dimaz Fahturachman, S.T., bersama pemuda dan masyarakat Desa Tanjung, Kecamatan Kedamean.

‎Turnamen yang berlangsung di Warkop 72 Iswan Koko, Jalan Dusun RT 05/RW 06, Dusun Sawen, Desa Tanjung, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, tersebut disambut antusias oleh masyarakat. Sejak pembukaan hingga pelaksanaan pertandingan, peserta dan penonton dari berbagai kalangan, khususnya para pemuda serta Karang Taruna, memadati lokasi untuk memberikan dukungan kepada para peserta yang berkompetisi.

‎Dalam keterangannya, Dimaz Fahturachman menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang pertandingan, melainkan wadah pembinaan karakter, sportivitas, dan mental juara bagi generasi muda, Sabtu (1/Agustus/2026).

‎”Olahraga billiard harus dipandang sebagai cabang olahraga yang positif dan memiliki nilai prestasi, bukan dikaitkan dengan stigma negatif ataupun perjudian. Melalui kompetisi seperti ini, para pemuda dilatih untuk berpikir strategis, meningkatkan konsentrasi, mengasah insting, menjaga fokus, serta membangun kesabaran dalam mengambil setiap keputusan di arena pertandingan,” ujarnya.

‎Menurutnya, olahraga billiard memiliki nilai edukatif yang mampu membentuk karakter disiplin, kejujuran, tanggung jawab, dan sportivitas. Semangat berkompetisi secara sehat diyakini dapat menjadi bekal penting bagi generasi muda dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

‎Lebih lanjut, Dimaz berharap pemerintah daerah bersama (KONI) Kabupaten Gresik dapat memberikan perhatian lebih terhadap perkembangan olahraga billiard melalui penyelenggaraan turnamen secara rutin, pembinaan atlet usia muda, serta penyediaan ruang dan fasilitas latihan yang memadai.

‎”Dengan adanya pembinaan yang berkelanjutan, saya optimistis akan lahir atlet-atlet billiard berbakat dari desa-desa di Kabupaten Gresik yang mampu berprestasi hingga tingkat provinsi bahkan nasional,” tambahnya.

‎Harapan serupa juga disampaikan oleh perwakilan pemuda Desa Tanjung dan wilayah Kedamean. Mereka menilai Turnamen Banteng Billiard Cup menjadi ruang positif bagi generasi muda untuk menyalurkan minat dan bakat melalui kegiatan yang produktif, sekaligus mempererat silaturahmi dan persaudaraan antarwarga.

‎Para pemuda berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut setiap tahun dengan dukungan pemerintah, organisasi olahraga, serta seluruh elemen masyarakat. Menurut mereka, semakin banyak kompetisi yang diselenggarakan, semakin besar pula peluang lahirnya bibit-bibit atlet potensial dari daerah yang selama ini belum banyak mendapat kesempatan tampil.

‎Selain menjadi ajang mencari prestasi, turnamen ini juga diharapkan mampu mengarahkan generasi muda pada aktivitas yang positif, menjauhkan mereka dari pergaulan negatif, serta menumbuhkan budaya hidup sehat, disiplin, dan berintegritas melalui olahraga.

‎Dengan semangat sportivitas dan kebersamaan yang tercermin dalam Banteng Billiard Cup, masyarakat berharap olahraga billiard semakin diterima sebagai cabang olahraga prestasi yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Gresik serta menjadi inspirasi bagi lahirnya generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan siap bersaing di tingkat yang lebih tinggi.(rois)

Exit mobile version