Wakapolda Bersama Forkopimda Gresik Launching Pengemudi Tangguh Ojol

Wakapolda Jatim Bersama Forkopimda Gresik Launching Pengemudi Ojol Tangguh

Gresik [Radaratim.Co – Wakapolda Jatim berkunjung ke Kabupaten Gresik dama rangkah Launching pengemudi tangguh dan pemberian masker, sembako serta  pembatas kepada pengemudi ojek online dan konvensional di Pendopo Alun-alun Jalan Wachid Hasyim, Gresik.

Sebanyak 75 partisi pembatas untuk pengemudi ojek, 150 paket sembako dan 500 masker kain yang dibagikan kepada masyarakat Gresik yang terdiri dari pengemudi gojek, tukang becak, pasukan kuning, nelayan, serta masyarakat Gresik oleh  Wakapolda Jatim serta Forkopimda Kabupaten Gresik.

Wakapolda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo mengajak kepada masyarakat untuk selalu memakai masker saat keluar rumah atau aktivitas luar.

“Penggunaan masker bisa mengurangi 60% penyebaran Covid-19, ibarat Hp masker juga kebutuhan masyarakat. Kalau gak pakai masker sama kayak gak pakai HP,” katanya dalam sambutannya dihadapan masyarakat Gresik.

Baca Juga :  Paslon Er-ji Blusukan ke 3 Titik Dengan Masyarakat Sukomanunggal

Wakapolda juga intruksikan kepada warta Gresik untuk disiplin Cuci tangan, diingatkan untuk selalu bersih cuci tangan. Dan Jaga jarak mimimal 1 meter.

“Disiplin adalah Vaksin Covid-19 seperti Kampung tangguh, masyarakat bisa guyub dan saling menjaga dan disiplin  dalam pencegahan Covid-19 dan ketangguhan Covid-19,” ujarnya.

Dikatakan Slamet, louncing Pengemudi tangguh ini adalah upaya yang dilakukan Polres Gresik   dan Forkopimda untuk melindngi warganya.

“Tempat masyarakat keramaian dibatasi, seperti di peraturan bupati No.22 tahun 2020 begitu juga bagi Ojol yang biasanya ramai juga sekarang ada pembatasnya,” tuturnya.

Selain itu Slamet berpesan, dalam menghadapi corona yang pertama adalah kejujuran (saat sakit bilang sakit), yang kedua adalah Disiplin (menggunakan masker dan menerapkan protokol kesehatan secara mandiri), yang ketiga adalah jaga jarak minimal 1 meter.

Baca Juga :  Pangdam Farid Makruf Terima Penghargaan Lencana Emas Jer Basuki Maya Beya dari Gubernur Jatim

Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto terus memberikan upaya pencegahan Covid-19 dengan melakuka  sosialisasi dari tingkat masyarakat Desa sampai Kecamatan.

“Sosialisasi 3 pilar camat, danramil, dan Kapolsek,” katanya.

Dikatakan Sambari terkait over load kapasitas rumah sakit Gresik sudah menyediakan Stadion Joko Samudro yang akan digunakan untuk pasien positif dan isolasi mandiri pasien.

“Hari Senin atau Selasa bisa dioperasikan,” ujarnya.

Bupati dua priode itu, menjelaskan kegiatan sosial Polres Gresik dalam rangka hari Bhayangkara ke 74 di harapkan dapat membuat Polri semakin dicintai masyarakat.

Kami berharap seluruh petugas kepolisian di beri kesehatan dan kesuksesan dalam bertugas. Setelah pelaksanaan PSBB masyarakat di Kab. Gresik semakin rajin memakai masker dan dapat menerapkan protokol kesehatan. Berapapun anggaran atau tenaga medis yang diturunkan tapi jika masyarakat tidak punya disiplin diri maka covid mustahil dapat hilang dari kab. Gresik,” terang Sambari.

Baca Juga :  DPRD Gresik Meradang Gara-gara Usulan Anggaran Dialihkan Sepihak

Sebelum vaksin di temukan dan covid 19 hilang dari Kabupaten Gresik lanjut Sambari, pihaknya berharao protokol kesehatan selalu di laksanakan terutama bagi para pengemudi ojek.

“Pemkab Gresik sudah menurunkan mobil di setiap kecamatan untuk di gunakan sosialisasi tentang covid 19 oleh 3 pilar di tingkat kecamatan dan Pemkab gresik merenovasi stadion gelora Joko Samudro yang nantinya akan di gunakan untuk tempat isolasi. Kami selalu melaporkan perkembangan covid 19 ke propinsi setelah isya setiap harinya dan Di Kabupaten Gresik masih menempati posisi 3 besar penyebaan covid 19 di propinsi jawa timur , pertama surabaya dan kedua Sidoarjo,” pungkasnya.

Diketahui, ada 100 ojek yang dibagikan oembatas , 75 ojek pangkalam Giri, dan 25 ojek online. (Biro Gresik )