Terkait Aspirasi Warga,Telah Diselesaikan  Secara Musyawarah Oleh Pemdes Delegan

Gresik, radarjatim.co-Permasalahan internal pengelolaan wisata pantai di Desa Delegan, Kecamatan Panceng yang sempat diprotes warga akhirnya dapat diselesaikan. Hal ini setelah dilakukan pertemuan antara pihak warga bersama Kepala Desa di Balai Desa Delegan, Rabu (11/11).

Kepala Desa Delegan, Gholib mengatakan permasalahan di Delegan perlu pemahaman terkait tuntutan warga,,

“kita sudah melakukan pertemuan, pengelolaan pantai Delegan dan Dana anggaran Desa kita kembalikan ke warga dalam arti kita melibatkan peran warga secara partisipatif dan aspiratif, ” ujar Gholib. Rabu (11/11).

Lebih lanjut dijelaskan yang penting dalam pengelolaan anggaran tidak melanggar Pedoman aturan yang dikeluarkan Kemenfes PDTT.

Baca Juga :  Kapolrestabes Kawal Pengiriman Surat Suara Pilkada Surabaya

Kepala Desa Delegan, Gholib membenarkan jika permasalahan aspirasi warga di desanya sudah diselesaikan lewat musyawarah.

“Sudah kami selesaikan lewat musyawarah di balai desa,” kata Gholib.

dari hasil pertemuan antara perwakilan warga dengan Kepala Desa disepakati jika mekanisme pengelolaan Wisata Delegan akan dikembalikan ke Warga.

Menurut Gholib, nantinya tujuan membuat sistem pengelolaan Wisata dan pembangunan Desa untuk memperdayakan masyarakat dan meningkatkan ekonomi warganya.

Gholib mempunyai keinginan memperdayakan semua potensi yang ada di desanya, termasuk Wisata Pantai Delegan. ”Kegiatan di sektor Wisata sudah berjalan baik, kita tampung aspirasi warga terkait pengelolaan,” ujar Gholib.

Baca Juga :  Kapolda Jawa Timur Membuka Secara Langsung Lomba Menembak di Lapangan Tembak Katjoeng 

Dirinya menambahkan, dengan potensi seperti ini Desa akan semakin maju dan berkembang pesat, tingkat ekonomi masyarakat juga semakin meningkat, kedepan Gholib berharap ada kesinambungan antar warga dengan Pemdes yang saling menguntungkan.

Diakuinya, ada pihak pihak lain yang melihat kontruksi pengelolaan dan menuding tidak Pastisipatif dan aspiratif, hingga menimbulkan kegaduhan di masyarakat terutama Warga Desa. Karena disatu sisi ada warga yang setuju dengan langkah Pemdes tetapi di sisi lain ada warga yang kurang setuju bahkan menolaknya.

Baca Juga :  Diduga Tidak Transparan Kas Desa, Terjadi Polemik di masyarakat Desa Jono Kecamatan Temayang

Menurut Gholib, Pemdes Delegan berharap semua aset bisa memberikan manfaat saling menguntungkan sesama warga, dan juga tetap menjaga kondusifitas desa. “Intinya saya berharap warga jangan sampai terkotak kotak dengan permasalahan ini,”tegas Gholib.

“Sudah diselesaikan secara musyawarah tidak ada permasalahan, dan sebagai Kepala Desa, saya berusaha mengakomodir semua kepentingan warganya sehingga tidak ada timbul masalah dan salah paham.” Pungkasnya.

Kini, Pemdes Delegan akan membaca berbagai aspek dan target yang diinginkan agar bisa memperdayakan segenap masyarakat, sehingga taraf hidup meningkat dengan kondisi desa tetap kondusif.

(Red-rj)