Speed Bump Depan Mapolres Gresik Bikin Geram serta Celaka Bagi Pengguna Jalan Raya

Gresik || Radarjatim.co – Keresahan Warga Pengguna jalan Raya yang melintas di depan Mapolres Gresik di Jalan dr. Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas kembali memuncak, setelah pemasanganya yang menuai protes dari warga pengguna dan viral terutama di Grup Facebook Gresik Sumpek (GS).

Namun nampaknya protes dari pengguna/ warga Gresik tak di hiraukan Dishub sebagai pihak yang berwenang.

Setelah Viral selama sebulan ini, warganet menyesalkan pemasangan Speed Bump didepan Mapolres Gresik, Mereka khawatir terjadi musibah/kecelakaan dikarenakan kaget jalan yg biasanya bebas hambatan tiba tiba di pasang Speed Bump atau sering di sebut “Polisi tidur”.

Baca Juga :  Rayakan HUT RI Ke-77, Direktorat Intelkam Polda Jatim Gelar Lomba dengan Rekan-rekan Media Pers

Keluhan yang tak ada respon tersebut akhirnya memakan korban setidaknya 2 pengendara motor, sekitar pukul 08:30 Kamis (21/03/24).

Informasi tersebut kami peroleh dari Pengguna facebook yang sekaligus pemilik Grup “Gresik Sumpek” bernama Warsito E atau sapaan akrabnya Cak War.

Diketahui korban tersebut “jungkel” atau jatuh terperosok kedepan karena kaget adanya polisi tidur dijalan yang biasanya bebas polisi tidur, dan info sementara korban hingga dibawa ke Rumah Sakit (Ibnu Sina).

Beragam komentar negative imbas pemasangan speed bump tersebut, salah satunya dari akun facebook di Grup “Gresik Sumpek” dengan nada kecewa dan heran dengan kebijakan tersebut.

Baca Juga :  Pangdam V/Brawijaya Ucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1445 H/2024 M

Akun tersebut mengatakan “Jare polisi iku pengayom masyarakat, lha kebijakane kok malah jadi sumber celaka buat masyarakat, Sudah beberapa hari dapat protes dr masyarakat lewat grup ini, Mosok gk ono sing moco keluhane maymsyarakat”.

Akun facebook yang juga pengguna jalan tersebut mengeluh, dimana polisi sebagai pengayom masyarakat malah membuat kebijakan yang mencelakakan masyarakat, dia lebih heran bebagai protes sudah di utarakan banyak pengguna jalan tersebut, tapi seakan tidak dihiraukan.

Bukan hanya 1 atau 2, hampir 99% komentar mengenai pemasangan speed bump tersebut mendapat kritikan pedas hingga hujatan dari para netizen yang dimana mereka juga pengguna jalan tersebut.

Baca Juga :  Wali Murid Geruduk UPT SD Negeri 19 Gresik Gegara  Diwajibkan Beli Buku

Keluhan tersebut muncul salah satunya dikarenakan lokasi pemasangan speed bump di depan Mapolres Gresik yang cukup tinggi dan membahayakan serta sebelum lokasi Speed bump terdapat lampu lalu lintas, sehingga pengendara otomatis melaju cukup kencang dan yang tidak mengetahui atau lupa beresiko celaka atau jatuh karena kaget

Terpisah Kadishub Gresik, Khusaini, S..E. M. Si saat dikonfirmasi radarjatim melalui pesan WhatsApp terkait Speed bum yang rawan bikin Lakalantas: Terima kasih atas masukannya, akan kami bahas di rapat internal,  pungkasnya. Kamis (21/3/2024)

(Rois)