Satlantas Polres Gresik Gelar Razia Knalpot Brong dan Balap Liar Menjelang Tahun Baru 2021

Gresik [radarjatim.co, Satlantas Polres Gresik pro aktif  Gelar operasi Lilin Semeru untuk operasi jalur rawan laka lantas, balap liar, knalpot brong dan aksi kriminalitas menjelang pergantian Tahun Baru 2021, Sabtu (26/12/2020) malam.

Lokasi rawan laka dan balap liar di Gresik itu, berada di Jalan Dr Wahidin SH, Jalan RA Kartini, Jalan Veteran, Jalan Noto Prayitno, Jalan K.H.Syafii dan Jalan Raya Cerme.

Dalam razia tersebut, polisi menyita beberapa unit sepeda motor yang kedapatan menggunakan knalpot brong (racing).

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, S.H., S.I.K., M.M., melalui Kasatlantas AKP Yanto Mulyanto P, S.I.K., S.H., mengatakan, aksi penertiban sepeda motor yang memakai knalpot tidak sesuai dengan spesifikasi teknis dan layak jalan itu dilakukan untuk mengantisipasi adanya aksi balap liar dan konvoi saat malam Natal dan Tahun Baru 2021 di Kota Gresik.

Baca Juga :  Polres Gresik Bentuk Tim Mantap Praja Giri 2022, Demi Keamanan Pilkades Serentak

“Karena itu untuk menjaga kenyamanan warga saat Natal dan malam pergantian tahun, maka kami akan terus melakukan razia terhadap kendaraan roda dua yang menggunakan knalpot racing, dan melakukan balap liar,” ujar AKP Yanto Mulyanto.

Kasatlantas juga mengatakan, petugas mengarahkan pengendara yang terjaring razia ke pos polisi TMC satlantas Polres Gresik. Kendaraan yang terjaring razia diparkir di dalam, kemudian para pengendara membuat surat pernyataan.

Selain itu, petugas langsung memanggil kedua orang tua, wajib hadir mendampingi pelanggar.

Baca Juga :  Kapolsek Sukomanunggal Deklarasikan Pilkada Aman dan Damai Bersama Tiga Pilar

“Langsung membuat surat pernyataan tidak mengulangi lagi, selanjutnya proses penggantian pemasangan knalpot yang standart dilakukan di pos lantas saat itu juga,” tegasnya.

AKP Yanto Mulyanto menambahkan, langkah ini sebagai upaya preventif untuk menekan kecelakaan lalu lintas, mencegah antisipasi balapan liar dan tindak pidana kriminalitas.

“Tidak ada lagi konflik sosial yang disebabkan oleh suara bising knalpot brong,” pungkasnya.

(Red)