Proyek Pembangunan Jembatan Desa Kemudi Duduksampeyan Gresik Disinyalir Molor Dan Tidak Transparan

Inilah papan nama proyek pembangunan jembatan Desa Kemudi Duduksampeyan Gresik Disinyalir Tidak Transparan

GRESIK [RADARJATIM.CO- Proyek Pembangunan Jalan dan Jembatan akses jalan Desa Kemudi Kecamatan Duduksampeyan Kabupaten Gresik menuju Desa Betoyo Kecamatan Manyar, masih menyisakan persoalan, ada banner papan nama proyek tapi tidak dicantumkan Nilai Anggaran proyeknya, hingga menimbulkan tanda tanya besar dan patut diduga ada penyelewengan tidak sesuai dengan perencanaan awal bangunan padahal dalam Perpres No. 16 Tahun 2018 pasal 6 bahwa pengadaan barang/jasa menerapkan asas prinsip: efektif, efisien, akuntable, transparan, terbuka, bersaing dan adil.

Warga setempat yang tinggal di Desa Kemudi saat ditemui awak media, yaitu Ikhsan menyampaikan “Proyek Jembatan itu memang belum selesai, pak, pengerjaannya sejak Tahun 2019. Info yang saya tahu, itu Proyek Jalan dan Jembatan menuju Desa Betoyo Manyar, namun siapa yang memegang proyeknya kami tidak tahu” (13/07/2020).

Baca Juga :  Polres Gresik Peringati Hari Jadi Polwan RI Ke-73 Tahun

Sementara saat awak media tinjau lokasi proyek, mencoba menemui Kepala Desa Kemudi, namun tidak ada di balai desa. Saat awak media membaca banner tulisan proyek tersebut, ada beberapa informasi terkait proyek, yaitu : Program Peningkatan Kualitas Jalan dan Jembatan, Kegiatan Pembangunan Jembatan, Pekerjaan Pembangunan Jembatan di Desa Kemudi Kecamatan Duduksampeyan. Mulai Pengerjaan tanggal 20 Agustus 2019, serta Waktu Pengerjaan 120 hari kalender (4 Bulan), Pelaksana Proyek CV. Jaya Mulia. Namun saat ini sudah Bulan Juli 2020, namun proyek belum selesai.

Awak media mencoba menelisik tokoh masyarakat setempat, sebut saja Rohman. Saat ditemui awak media, Rohman menyampaikan “Proyek itu sebelumnya digarap rekanan CV. Jaya Mulia, infonya orang Desa Tebaloan, saat itu anggaran proyek sekitar Rp. 7 miliar. Kemudian diganti orang lain atau diteruskan dengan anggaran tambahan sekitar Rp. 2 miliaran rupiah” Sabtu (18/7)

Baca Juga :  Pelanggaran Masa Tenang Pemilu: Baliho Caleg 'Bermahkota' di Sidoarjo

Sampai saat ini masih tahap pekerjaan pemasangan Tiang Pancang Penyangga Proyek Jembatan di Desa Kemudi menuju Desa Beton Manyar Gresik

Sampai hari ini hasil pantauan awak media di lapangan,masih tahap pekerjaan pemasangan tiang – tiang beton penyangga jembatan, beberapa tiang material pembatas dan atau penopang jembatan, serta kondisi jalan menuju jembatan, masih berupa jalan tanah yang diratakan.

Saat awak media di lokasi proyek, ada beberapa tukang proyek sedang mengerjakan beberapa pekerjaan. Namun saat ditanya beberapa tukang menjawab yang gak mau disebut namanya, menyampaikan ke awak media “Kami tidak tahu nama pimpinan pelaksana proyek ini pak, serta mandor tidak ada di tempat, ini proyek kami lanjutkan sebelumnya bukan pimpinan kami pelaksananya” (18/07/2020).

Baca Juga :  Polres Gresik Gelar Patroli Skala Besar Jaring Pelanggar Prokes di Hari ke Enam PPKM

Terpisah saat dikonfirmasi RADARJATIM melalui pesan Whats app, Kasi Pembangunan Jalan dan Jembatan Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan umum Gresik, Nanang mengatakan bahwa proyek pembangunan Jembatan di Desa Kemudi Kecamatan Duduksmpeyan itu memang paket lelangnya bertahap sesuai kemampuan anggaran, pada Agustus 2019 hanya dapat mengadakan lelang/tender untuk pemasangan tiang pancang saja dan pengecoran girder, Senin (20/7).

Reporter: Harsus

tag: