Pipa Perumda Giri Tirta Gresik Dituding Penghambat Proyek Jalan Cerme-Metatu, Ini Respon Dirut Suryandi

GRESIK | RADARJATIM.CO – Pengerjaan proyek penuntasan ruas jalan Cerme – Metatu sampai saat baru mencapai sekitar 36,33 persen. Padahal sesuai target semula akan berakhir pada bulan Desember tahun 2023. Saat ini, pekerjaan masih berfokus pada tahap penyelesaian uditch untuk saluran air dan box culvert crossing.

Sementara itu Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik, Eddy Pancoro, menjelaskan bahwa kendala utama proyek tersebut yakni masalah utilitas. Terutama pada pemasangan saluran yang sering berbenturan dengan pipa Perumda Giri Tirta dan pipa gas.

“Kedalamannya sangat dangkal, jadi sering terjadi bocor dan pelaksanaan terhenti,” jelasnya

Namun pihaknya tetap berkomitmen untuk memastikan proyek tersebut bisa selesai tepat waktu. Menurutnya, pengerjaan terbesar terletak pada pengaspalan.

“Karena progres terbesarnya di pekerjaan aspal. Nanti kalau pekerjaan saluran dan crossing sudah selesai tertata, inn syaa Alloh progresnya akan cepat naik,” imbuhnya.

Baca Juga :  FGD Dinsos Pemkab Gresik Bahas Peran Serta Pilar - Pilar Sosial dalam Pengentasan Kemiskinan di Pulau Bawean

Eddy menambahkan, estimasi untuk dimulainya pengaspalan jalan tersebut sekitar dua minggu ke depan.

Proyek ini memiliki nilai anggaran pagu sebesar Rp 6,8 miliar dalam APBD 2024, dengan kontraktor Puncak Jaya Konstruksi beralamat di Jalan Komering No. 4 Kelurahan Darmo Kecamatan Wonokromo- Surabaya yang memenangkan penawaran pekerjaan dengan nilai Rp 5,4 miliar.

Proyek di sepanjang jalan 950 meter ini merupakan proyek penuntasan jalan yang sudah dilakukan dari ruas Metatu. Menyisakan pengerjaan sepanjang 1 km. Selain itu, jalan Cerme nanti akan memiliki lebar 7 meter dengan tambahan drainase di bagian sisi kanan dan kiri jalan.

Baca Juga :  Penetapan Adhi Karyono Sebagai Sekdaprov Jatim Berbuntut Panjang, Khofifah Dianggap Ceroboh

Menanggapi tudingan miring tersebut Dirut Perumda Giri Tirta Gresik Suryandi angkat bicara di saat dikonfirmasi kepada radarjatim.co mengatakan Siap karena memang box culvert kan lebih lebar dan dalam dari saluran existing yang dulu, jadi harus dilakukan reposisi pipa yang ada saat ini menyesuaikan box culvert yang akan dipasang, responnya. Kamis (7/12/2023)

(Red)