Para Babinsa Koramil 0817/10 Benjeng Tanggap Bencana Banjir, Bantu Proses Pengungsian Para Warga

Gresik | radarjatim.co.~Curah hujan telah  mengguyur kawasan teritorial Koramil 0817/10 Benjeng hingga Sabtu (9/12/2023) menyebabkan terjadinya banjir di beberapa desa. Diantaranya Desa Lundo, Sedapur Klagen, Deliksumber, Kedungrukem dan Munggugianti.

Para anggota Babinsa Koramil 0817/10 Benjeng selalu siap sedia membantu para warga yang hendak melakukan proses evakuasi. Baik itu materiil maupun non materiil. Mereka telah bersiap diri di desa binaan masing-masing.

Satu diantaranya, Babinsa Pelda Purwanto menyebutkan kondisi desa binaannya yang mengalami kenaikan debit air paling signifikan. Yakni Desa Kedungrukem yang tercatat mengalami kenaikan tinggi air dari kisaran 10 cm hingga 40 cm. Memang hujan kemarin malam yang tak kunjung henti menyebabkan kenaikan air hingga menggenangi jalan umum dan masuk ke pemukiman warga.

“Kita berupaya membantu warga masyarakat yang melakukan evakuasi barang-barang berharga juga mengingatkan warga pengguna jalan agar berhati-hati dan lebih waspada,” ungkapnya.

Babinsa Pelda Purwanto menambahkan bahwa terdapat beberapa warganya yang mengungsi ke tempat yang lebih aman, baik itu ke tempat sanak familinya atau ke balai desa yang cenderung aman dari genangan air. Di lokasi, sudah tercatat sebanyak 25 rumah terdampak banjir. Kondisi ini dimungkinkan akan terus bertambah jumlahnya, mengingat intensitas hujan yang turun cukup tinggi.

“Semaksimal mungkin saya upayakan meringankan beban para warga yang akan mengungsi,” ucapnya sambil menggendong anak kecil yang hendak menuju ke pengungsian.

Sementara itu, di wilayah desa lainnya juga mengalami hal yang sama, kondisi genangan air mengalami peningkatan yaitu Desa Deliksumber dan Desa Munggugianti. Sedangkan untuk Desa Lundo dan Desa Sedapur Klagen debit air berkurang.

Memang para Babinsa Koramil 0817/10 Benjeng selalu tanggap dalam membantu para warga binaannya yang hendak melakukan pengungsian. Serta selalu siap sedia terhadap segala kemungkinan akibat wilayah desanya yang terdampak banjir.

(Red).