Miris, Diduga Ajang Korupsi Kelanjutan Pembangunan GOR Desa Petisbenem Fiktif

Gresik | RADARJATIM .CO – Dari hasil investigasi tim LSM LPHM “PANDAWA” menemukan adanya  kerugian negara Rp 226 Juta lebih akibat Dua project yang diduga fiktif, pembangunan Gedung Olah Raga di Dua Dusun,Desa Petisbenem Kecamatan Duduksampeyan Kabupaten Gresik dan diduga kuat ada  penyalahgunaan anggaran pembangunan infrastruktur Gedung Olah Raga tersebut..

Pembangunan ruang lingkup Desa Petisbenem menuai sorotan. Dari data dan informasi laporan APBDes tahun 2023 di ketahui Dua kegiatan anggaran dari Bantuan khusus Pemerintah, yakni pembangunan Dua gedung olahraga dengan pagu anggaran Rp. 76.228.000 dan 150.000.000. anggaran belanja desa tersebut disinyalir terjadi kejanggalan dalam pelaksanaannya.

Hasil investigasi Team gabungan media di Dua lokasi pembangunan gedung olah raga yang berada di Dusun Benem utara dan Benem selatan,di dua titik tersebut tidak menemukan bangunan baru yang sesuai dengan judul kegiatan tersebut, melainkan hanya bangunan fisik gedung yang belum selesai, hanya ada lantai, dan dinding yang usang, nampak dua bangunan itu bangunan lama yang belum diteruskan pembangunannya, padahal di tahun 2023 ada pelaporan pelaksanaan pembangunannya yang tertera di papan nama APBDes Desa. kamis (18/04/2024)

Baca Juga :  Proyek P3-TGAI 2023 di Desa Temoran Diduga Tak Sesuai RAB, Berpotensi Rugikan Uang Negara Lebih dari 100Juta 

Maka kuat dugaan telah terjadi Penyelewengan dana terkait project tersebut. Bagaimana tidak project yang dianggarkan tahun 2023 mencapai Ratusan juta untuk Pembangunan gedung olahraga ternyata tidak kunjung terealisasi hingga berita ini diturunkan.

Dengan anggaran yang dianggarkan di tahun 2023 serta kuat dugaan tidak terealisasi, lokasi pembangunan Gedung Olahraga yang kelihatan mangkrak nampak terbengkalai dan tak terurus, anehnya meski demikian sudah pernah diresmikan pak kades dan diserahterimakan untuk bisa dipakai,  ungkap warga.

Baca Juga :  Peringati Hari Amal Bhakti Ke-78, Kankemenag Kabupaten Gresik Gelar Pembinaan ASN

Lebih lanjut saat team gabungan media mewawancarai salah satu masyarakat setempat yang tidak jauh dari gedung olahraga mengungkapkan tidak begitu mengetahui pembangunan apa saja yang ada di GOR di tahun 2023.

“Kami tidak tahu pak di mana saja pembangunan oleh kepala desa. Kami hanya tahu pembangunan gedung olah raga itu juga tidak selesai.
yang kami tahu pembangunan tahun lalu (2023) di gedung olah raga itu tidak ada pak.”ungkapnya

Sementara itu Ali anggota dari LSM LPHM”PANDAWA” mengatakan jika demikian Kepala Desa Petisbenem patut diduga melanggar UU no 31 tahun 1999. tentang tindak pidana korupsi jo UU no 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi,”tandasnya

Baca Juga :  Pengedar Sabu Tak berdaya Saat Diringkus Satreskoba Polrestabes Surabaya

Team gabungan media mewakili masyarakat sebagai tugas dan peran pers selaku control sosial bersama Lembaga meminta dinas yang membidangi untuk turun ke lokasi dan mengaudit pelaksanaan pembangunan gedung olahraga dan serta meminta klarifikasi atas kinerja Kepala Desa, jika dari dugaan awal ditemui bukti yang cukup agar segera diberikan tindakan tegas.

Selanjutnya awak media juga akan meminta tanggapan terkait dugaan dua pembangunan yang disinyalir Fiktif ke Aparat Penegak Hukum (APH) termasuk Dinas Terkait yang membidangi Hal tersebut.

Terpisah, Kepala desa Petisbenem Nursahid saat dikonfirmasi Radarjatim.co terkait proyek pembangunan GOR yang diduga fiktif itu mengatakan maaf mas, kami tidak melayani konfirmasi melalui telpon atau SMS WhatsApp, silahkan ke balai desa saja, Ujarnya. Kamis (18/4/2024)

(Red)