Kepala Anaknya berkali-kali benjol, Sekolah ini dilaporkan ke Kementerian Pendidikan

Gresik | RADARJATIM.CO. ~ Kesal anaknya selalu pulang dengan kepala benjol, seorang wali murid mengadukan salah satu sekolah TK di wilayah Driyorejo, Kabupaten Gresik ke kementerian pendidikan.

Pengaduan pun ditulis melalui laman pengaduan nasional pada 1 Februari 2024 lalu dengan harapan ada tindakan dari dinas terkait tentang kurangnya pengawasan oleh guru di sekolah tersebut.

“Tolong diperhatikan kualitas guru dan sekolah TK yang ada di gresik khususnya di driyorejo di TK Griya Kencana, kronologi awal anak saya pulang dengan keadaan benjol kepala, sudah 2x. kejadian pertama, anak saya tidak sengaja tertabrak ayunan dan membuat kepala anak saya benjol.” Tulisnya dalam aduan.

Baca Juga :  Pengaruh Turun Naiknya Harga Komoditi Pangan Terhadap Kehidupan Masyarakat

“kejadian ini guru juga mengetahui dari wali murid dan saya tidak memperpanjang lagi, kejadian kedua anak saya pulang dari sekolah dan lagi-lagi benjol bagian kepala dikarenakan bermain smackdown dengan temannya. sehingga terjadi benjol, yang saya sayangkan mengapa tidak ada pengawasan dari guru untuk pencegahan atas kejadian itu,” Keluh orang tua wali anak.

Baca Juga :  JNE Ekspedisi Terkesan Tidak Profesional dan Buruk Pelayanan pada Konsumen

“begitu saya komplain jawaban guru sangat tidak profesional dan tidak ada permohonan maaf atas kelalaiannya, sedangkan ini jawaban dari guru atas komplain kami ke sekolah karena lalai dalam pengawasan anak didik, ini photo luka kepala anak saya, di mohon dispendik gresik untuk menindaklanjuti oknum guru yg tidak profesional seperti ini.” Tutupnya dalam laporan.

Laporan ini diketahui sudah ditindaklanjuti oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik dengan melakukan kunjungan ke Lembaga TK Griya Kencana, Selasa, (23/12024) Pukul 10.47 WIB sampai dengan 12.30, melalui Bidang Pengelolaan PAUD dan Non Formal Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik sudah melakukan pertemuan dengan Pihak Wali Murid dan Pihak TK Griya Kencana Driyorejo.

Baca Juga :  Rino Indaru Kuswemi Ajak Keluarga Besar SMAN 1 Dawarblandong Peringati Hari Kesaktian Pancasila.

Dalam pertemuan disampaikan bahwa ada kelengahan guru dalam pengawasan kepada peserta didik saat bermain, sehingga mengakibatkan salah satu anak mengalami benjol di kepalanya, Setelah dilakukan mediasi, kedua belah pihak bisa saling memaafkan dan mau memaklumi berharap kejadian seperti itu tidak akan terjadi lagi.

(RED)