BUDAYA  

Fitnah Mulai Gencar Serang Awak Media Gegara Soroti Dugaan penyimpangan BPNT Di Gresik

Inilah akun  Facebook abal abal memfitnah Awak media Sorot Jatim iGegara Soroti Dugaan penyimpangan pencairan BPNT  di Gresik

GRESIK [RADARJATIM. CO-Banyaknya temuan penyimpangan Program Bantuan Sosial berupa Bantuan Pangan Non Tunai atau BPNT, kemudian sejak Maret 2020 berganti nama menjadi Program Bansos Sembako. Bansos BPNT ini hingga saat ini menuai polemik politik dan masih dalam proses pengusutan pihak berwenang.

Pecah kongsi dalam tubuh Partai Politik dan juga Tata Kelola Pemerintahan yang belum efektif, menjadikan Program Bansos BPNT atau Sembako sebagai “Kambing Hitam”. Temuan adanya dugaan keterlibatan oknum wartawan dan oknum ormas, serta beberapa pihak terkait, menjadikan masalah Bansos BPNT semakin blunder.

Salah satu akun milik Mamat Genio yang juga wartawan Sorot Jatim, serta media online saat mengangkat Berita Tribunnews, bisa di akses di https://www.facebook.com/groups/gresik.sumpek/permalink/10158752587673944/?app=fbl. Secara sekilas di dalam berita tribunnews, bukan oknum wartawan berinisial H, namun inisial H adalah nama suplier yang diintimidasi oleh sekelompok wartawan. Mamat menyampaikan ke awak media “Saya memposting berita tribunnews terkait adanya indikasi konspirasi dan penyimpangan yang terjadi pada program Bansos BPNT/Sembako, karena selama ini saya investigasi di lapangan, banyak sekali penyimpangan, namun ada orang memfitnah awak media tanpa dasar, sehingga hal ini perlu diluruskan” (27/07/2020).

Baca Juga :  Kenalkan Wastra Tenun Wedani Pada Generasi Milenial

Namun yang tidak benar adalah ketika salah satu komentar di postingan mamat, ada nama Akun FB Esty Prambandari yang menyebut oknum wartawan itu berinisial H adalah Hari Susilo. Sementara saat dikonfirmasi, Hari Susilo menyampaikan ke awak media “H dalam berita Tribunnews tersebut adalah nama suplier yang dipaksa dan diancam sekelompok oknum wartawan, namun H ditulis akun fb Esty Prambandari bahwa H adalah nama oknim wartawan yang mengancam” (28/07/2020).

Baca Juga :  Semarak HUT Kemerdekaan RI ke-78, PAC-GP Ansor Omben Gelar Turnamen Tarik Tambang

Kemudian awak media mencoba menelisik siapa Esty Prabandari, ternyata adalah Akun FB Esty Prabandari bukanlah nama asli pemilik akun tsb, karena kemudian muncul Akun FB bernama Meta Ambarsari mengaku, fotonya digunakan oleh oknum akun Esty Prambandari tsb.

Akun FB Rina Damayanti mencoba untuk meluruskan akan adanya Akun FB Esty Prambandari yang telah memfitnah Hari Susilo. Rina Damayanti menyampaikan ke awak media “Akun FB Esty adalah akun abal – abal, ternyata pemilik foto yang digunakan Akun Esty adalah Meta Ambarsari, Meta mengaku fotonya digunakan Esty, maka jelas akun Esty itu abal – abal” (27/07/2020).

Baca Juga :  Aliansi Pekerja Seni Gresik Gelar Aksi Demo di Kantor DPRD Gresik Menuntut Dikeluarkan Ijin Keramaian 

Akun FB Meta Ambarsari yang menyampaikan bahwa foto dirinya digunakan oleh Akun FB Esty Prambandari. Meta Ambarsari menyampaikan ke awak media “Ya itu foto saya dipakai orang lain, jadi saya gak terima dan foto saya disalahgunakan orang untuk memfitnah awak media, saya akan proses dan saya tidak terima akan hal ini. Saya perlu luruskan hal ini, itu foto saya digunakan orang yang tidak bertanggungjawab ” (28/07/2020).

Menurut beberapa sumber yang ada, memang menjelang Pilkada banyak akun abal – abal yang bergerak untuk melakukan “black campaign”, serta menyerang kontestan Pilkada, sehingga bila salah satu calon citranya menjadi buruk, maka calon Pilkada lainnya sangat diuntungkan.

(Red/rj)