Beredar Video Heboh, Proyek TPT di Desa Tambak Ambrol Saat Hujan

SAMPANG || radarjatim.co – Beredar video heboh sebuah bangunan proyek Tembok Penahan Tebing (TPT) ambrol saat terjadi hujan. Dalam video berdurasi 8 detik itu, terdapat tulisan “proyek di Jln Tambak Timur Kec Omben”.

Video yang diunggah oleh akun tiktok bernama “@ombentbkchennel” tersebut, belum diketahui pemiliknya. Namun demikian, dalam video pendek tersebut, terdengar suara seorang pria berbahasa Madura, (“Ghujur,Ghujur,Ghujur”) yakni, jika diterjemahkan ke-bahasa Indonesia (“Ambrol, Ambrol, Ambrol”).

Menyikapi video tersebut, salah-satu aktivis di Kabupaten Sampang (Ramli Muhammad) mengatakan, untuk memastikan kebenaran isi dari video itu, pihaknya akan segera melakukan penelusuran.

Baca Juga :  Pimred RADARJATIM.CO Layangkan Surat kepada Gubernur Jatim Perihal Tindakan Kasar Kacabdindik Gresik, Bentak dan Usir Wartawan Saat Konfirmasi

Lebih lanjut Ramli berujar, pihaknya juga berharap kepada aparat penegak hukum (APH) untuk segera menindak lanjuti adanya video tersebut. Sebab menurutnya, jika video itu sesuai fakta dilapangan, maka terdapat uang negara yang harus diselamatkan.

“Tampak jelas dalam video itu, sebuah bangunan proyek yang berkualitas sangat rendah, terbukti saat terkena hujan saja bisa ambrol. Maka dari itu kami sebagai aktivis akan segera melakukan penelusuran lebih lanjut, “Paparnya kepada radarjatim.co Kamis 07/Des/2023

Baca Juga :  Disinyalir Sarang Korupsi, Dispendik Jatim Kembali Diaksi Demo Minta KPK Tangkap Kadisdik Wahid Wahyudi

“Kami juga berharap agar para penegak hukum dapat segera menindak lanjuti hal ini, karena jika video itu sesuai fakta, disitu ada uang negara yang harus diselamatkan, “Tambahnya

Kemudian, salah satu sumber terpercaya yang tidak mau namanya disebut membenarkan, bahwa isi dari video heboh tersebut, merupakan salah-satu proyek di Desa Tambak Kecamatan Omben Kabupaten Sampang, Jawa Timur.

Baca Juga :  Statemen Komnasdik JATIM Bangun Purnomo Melalui Unggahan Akun Tiktok @wongjowoasli86 Dinilai Melecehkan Wartawan dan LSM

“Iya itu proyek di Desa Tambak mas, ” Ungkapnya singkat

Di lain pihak, mantan kepala Desa (Kades) Tambak (Ali Musthofa) saat dikonfirmasi oleh media ini belum memberikan tanggapan secara pasti. Namun, pihaknya meminta awak media ini menemuinya selepas pulang dari luar kota.

“Waalaikum salam, nanti kerumah aj biar lebih jelas, saya lg di Solo. Nanti pulang dari Solo, “Tulisnya singkat melalui aplikasi pesan whatsapp Kamis 07/Des/2023.

(Korwil Mdr)